Pria Ini Berhadapan Utang Yang Menggunung Karena Menghidupi Ratusan Ekor Anjing-anjingnya. (Foto: Oddity Central)
Dream – Pecinta hewan ini berhadapan dengan utang senilai Rp1 miliar karena menjaga ratusan ekor anjing liar. Namun, dia tidak menyerah untuk mengurus “ anak-anak bulunya” itu.
Dikutip dari Oddity Central, Sabtu 15 Juni 2019, namanya Zhang Kai. Pria berusia 41 tahun ini berasal dari Chengdu, Tiongkok, yang punya kehidupan damai dan nyaman. Zhang merupakan manajer perusahaan properti dan baru saja membuka usaha biro travel.
Kehidupan pria ini berubah sejak anjingnya meninggal dunia pada 2003. Kejadian menyedihkan itu membuat Zhang lebih memperhatikan anjing-anjing liar di kotanya.
Semula, ada dua ekor anjing yang dipelihara dan ditaruh di kantor biro travel. Lama-lama jumlahnya mencapai 8 ekor.
Sadar anjing-anjing yang dipeliharanya itu akan berdampak kepada bisnisnya, Zhang mencari lokasi yang tepat untuk menaruh peliharaanya. Semula, dia menjadikan rumah sewa untuk dijadikan “ kandang”. Setelah mendapatkan protes dari tetangga, Zhang pindah ke kandang tua untuk dijadikan kandang raksasa untuk ratusan anjing liar.
Dulu ada 300 ekor anjing yag dijaga. Kini, sisa 260 ekor. Untuk menopang kebutuhan ratusan ekor anjing, Zhang mengandalkan pinjaman bank dan donasi.
Zhang mendirikan pusat penyelamatan hewan, Little Angle Animal Protection Center. Menjaga delapan ekor anjing mungkin sulit bagi orang-orang. Tapi, pria ini selalu membawa anjing-anjing liar setiap harinya.
Semula, biaya-biaya itu ditopang dari gajinya dan pendapatan bisnis. Seiring dengan semakin banyaknya anjing-anjing yang dipelihara, Zhang keteteran. Biayanya tidak lagi mencukupi.
Disebutkan biaya per bulannya sebesar 20 ribu yuan (Rp41,37 juta) untuk membeli 40 karung makanan anjing setiap hari dan merogoh kocek 6 ribu yuan (Rp12,14 juta) untuk menggaji dua pegawa pusat konservasi hewan setiap bulannya. Anggaran ini tidak termasuk biaya pengobatan.
Tak lagi mencukupi, akhirnya, Zhang mengambil pinjaman di bank.
Dua tahun yang lalu, Zhang mengambil pinjaman pertamanya sebesar 20 ribu yuan (Rp41,37 juta). Dia berpikir bisa membayarnya tepat waktu. Tapi, pusat konservasinya bertambah dan utangnya juga bertambah.
Zhang juga diam-diam mengambil utang sebesar 20 ribu yuan dari kartu kredit sang ayah untuk menutup biaya bulanan. Ketika orang tua mempertanyakannya, dia menjawab dengan jujur tak ada pilihan karena dililit utang yang sangat banyak.
“ Kami tahu dia membesarkan anjing, tapi tak habis berpikir dengan jumlah anjing yang dipelihara sehingga utangnya bertambah,” kata ibu Zhang, Huang Mingshu.
Orang tua Zhang berusia 69 tahun dan 70 tahun sebenarnya bisa menikmati pensiunnya. Tapi, mereka terpaksa harus bekerja untuk menekan utang sang anak. Dikatakan bahwa Zhang masih punya utang 510 ribu yuan (Rp1,05 miliar) untuk dibayarkan kepada bank.
“ Kalau tidak membesarkan anjing, kami mungkin akan baik-baik saja. Tapi, sekarang keluarga ini terlilit utang,” kata Huang.
Kondisi ini tidak menyurutkan niat Zhang untuk berhenti merawat anjing-anjing. Dia pun memilih jalan adopsi untuk peliharaannya.
“ Kalau pernah merawat anjing, kmau tahu mereka itu semuanya hampir seperti manusia. Tak ada yang menginginkan seperti mereka. Ini kewajiban saya untuk menjaga sampai anjing-anjing ini tutup usia,” kata dia.
Advertisement
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres


Berapa Lama Harus Bisa Plank Sesuai Usia? Ini Patokan untuk Usia 18 hingga 60 Tahun ke Atas

7 Makanan yang Sering Dianggap Tidak Sehat, Padahal Kaya Nutrisi

Ingin Meningkatkan Rasa Mencitai Diri Sendiri? Coba Ubah Cara Mengingat Masa Lalu

Tuban dan Canggu Ada di Jawa dan Bali, Mengapa Nama Tempatnya Bisa Sama?


