Dream - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta unit usaha syariah (UUS) bank syariah untuk lepas dari induk (spin off). UUS yang melakukan spin off nantinya akan berdiri sebagai bank umum syariah (BUS).
Namun, spin off ini belum direncanakan oleh UUS Permata Bank pada tahun 2017.
" Tahun depan, kalau di Permata, kami belum ada rencana untuk spin off," kata Direktur UUS Permata Bank, Achmad K. Permana di Jakarta, ditulis Selasa 22 November 2016.
Permana mengatakan, pada dasarnya, spin off ini tidak akan serta-merta menambah aset perbankan syariah. Justru konversi bank umum konvensional (BUK) menjadi BUS yang menambah aset perbankan syariah secara sigifikan.
" Kalau spin off, akan ada konsolidasi," kata dia.
Permana menjelaskan proses yang membuat spin off UUS menjadi BUS terbilang cukup lama. Alasannya perusahaan harus melakukan konsolidasi terlebih dahulu.
Proses inilah yang tengah dilakukan UUS Permata Bank dalam mempersiapkan diri ketika rencana spin off dilakukan. Manajemen perusahaan setidaknya membutuhkan infrastruktur yang memadai. Mereka juga tidak mau kehilangan dukungan dari industri karena spin off.
" Kami juga harus punya persiapan agar spin off kami berkontraksi dengan pertumbuhan bisnis Permata Bank secara keseluruhan," kata dia.(Sah)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global