Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Rayani Air (Twitter @rayaniair)
Semua kru wanita diwajibkan berhijab. Selain itu, selalu akan ada bacaan doa sebelum terbang.
Dream - Pesawat terbang Rayani Air yang beroperasi dengan konsep syariah resmi dioperasikan pekan lalu. Maskapai ini merupakan perusahaan pertama di Malaysia yang mengoperasikan pesawat terbang sesuai dengan hukum-hukum Islam.
Penerbangan pertama dilakukan dari Bandara Internasional Kuala Lumpur menuju ke Pulau Langkawi pada hari Minggu kemarin. Penerbangan perdana itu berlangsung lancar.
“Kami adalah maskapai Malaysia pertama yang beroperasi dengan aturan syariah. Kami bangga dengan ini,” kata Managing Director Rayani Air, Jafar Zamhari, sebagaimana dikutip Dream dari The Star, Senin 21 Desember 2015.
Apa yang membedakan pesawat ini dengan penerbangan lain? Jafar memastikan tak akan ada makanan haram dalam penerbangan mereka. Tak ada minuman dan makanan beralkohol. Semua yang haram dilarang.
Tak hanya itu, semua kru wanita yang beragama Islam diwajibkan berhijab. Bagi kru wanita yang non-muslim diwajibkan berbusana sopan. “Kami juga akan membuat bacaan doa sebelum penerbangan,” tambah Jafar.
Tahun depan, maskapai ini akan melebarkan operasi mereka ke luar negeri. Tak hanya di Malaysia. Mereka juga akan melayani hingga ke Jakarta dan Manila. “Aspek yang dijalankan sesuai syariah akan disempurnakan seiring berjalannya waktu,” tambah Jafar.