Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Pertamina Berbagi Tips Agar Masyarakat Tidak Lagi Membeli Elpiji Berisi Air. (Foto: Merdeka.com)
Kasus elpiji 3 kg berisi air ini menggemparkan warga Depok.
Dream – Kelangkaan elpji 3 Kilogram yang dialami masyarakat dimanfaatkan orang tak bertanggung jawab di Depok. Gempar dan resah, warga kota satelit Jakarta ini harus jeli memiliki elpiji melon itu jika tak mau elpiji tersebut dioplos dengan air.
Secara kasat mata, elpiji 3 kg oplosan ini memang tidak bisa langsung diketahui. Secara fisik, tak ada perbedaan yang mencolok antara elpiji 3 kg asli dengan yang oplosan.
“Kami tidak tahu kalau tabung elpiji yang berisi air itu bentuknya bagaimana karena itu tidak ada di rantai distribusi kami,” kata Vice President PT Pertamina (Persero), Wianda Pusponegoro, kepada Dream lewat pesan tertulisnya di Jakarta, Selasa 11 Oktober 2016.
Lalu, bagaimana jika tidak ingin tertipu dengan elpiji ini?
Wianda menyarankan masyarakat untuk membeli elpiji melon di agen resmi milik Pertamina.
“Jangan beli di luar agen resmi Pertamina,” kata dia.
Wianda menjamin elpiji yang dijual oleh agen-agen mereka adalah elpiji yang berisi gas, bukan air.
Jika ada agen yang ketahuan nakal, perusahaan pelat merah ini tak segan akan mencabut kemitraan dengan agen itu. Tak hanya itu, BUMN ini juga akan melaporkannya kepada aparat hukum.
“Putus saja hubungan kerja. Tidak ada toleransi. Laporkan saja ke polisi,” kata dia.(Sah)