Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini
Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012
Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati.
Dream – Di dunia karier, wanita punya hak yang sama dengan pria untuk meniti karier. Wanita karier berhak mendapatkan apresiasi, kenaikan gaji, dan promosi kedudukan yang lebih tinggi.
Namun, ada satu hal yang menjadi tantangan utama wanita karier, keluarga.
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengatakan, pada dasarnya, wanita lebih pintar secara akademis daripada pria. Jumlah lulusan pria dan wanita juga hampir sama.
Namun, ketika masuk dunia kerja, usia karier wanita bisa jadi lebih pendek daripada lelaki.
“ Lima tahun pertama, para wanita dapat bertahan, tapi ketika memasuki lima tahun berikutnya, perempuan harus menghadapi pilihan sulit antara keluarga atau melanjutkan karier,” kata Sri Mulyani ketika menjadi pembicara dalam acara “ GE Women’s Network Luncheon” di Jakarta, dikutip dari akun Instagramnya, @smindrawati, Jumat, 21 April 2017.
Dengan begitu, kata dia, semakin tinggi pilihan karier bagi seorang wanita akan semakin banyak pula yang memutuskan untuk berhenti bekerja.
Selain itu, Sri Mulyani juga juga meminta wanita karier untuk membangun komunitas dan jaringan sejak awal berkarier. Dengan jaringan yang kuat, peluang mereka dipromosikan pun semakin kuat.
“ Anda tidak bisa meminta kesetaraan untuk tingkat menengah dan tinggi, kecuali jika Anda benar-benar memiliki jaringan yang kuat sejak dari awal karier,” kata dia.
Mantan pejabat Bank Dunia ini pun juga menyinggung masalah kesetaraan gender. Menurt dia, kesetaraan ini sudah lebih baik sejak 10 tahun yang lalu. Contohnya, sudah ada tempat menyusui dan tempat penitipan anak di area perkantoran, seperti di Kementerian Keuangan.
“ Hal ini sepertinya merupakan hal yang kecil, tapi sangat berarti. Perempuan yang bekerja tidak boleh disalahkan ketika mereka hamil dan melahirkan bayi, bahkan mereka layak mendapatkan bonus,” kata dia.(Sah)
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
