Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Raksasa Konstruksi Arab Saudi, Binladin Group, Meminta Waktu Pelunasan Pembiayaan Syariah.
Dream – Saudi Binladin Group (SBG) bernegosiasi dengan bank untuk memperpanjang waktu dua tahun untuk fasilitas pembiayaan syariah sebesar 10 miliar riyal (Rp35,71 triliun). Pembiayaan ini akan digunakan untuk proyek pemerintah untuk merenovasi Masjidil Haram di Mekah setelah proyeknya tertunda.
Dilansir dari Salaam Gateway, Jumat 20 Januari 2017, kontraktor di Arab Saudi sudah sepakat untuk penundaan proyek dan penundaan pembayaran dari pemerintah, akibat melemahnya harga minyak.
Sumber dari bank mengatakan, grup ini meminta perpanjangan jatuh tempo hingga tahun 2019 untuk fasilitas sindikasi. Pembiayaan ini digunakan untuk ekspansi Masjidil Haram di mana ada Kakbah. Dikatakan juga bahwa proyek yang pembangunannya tertunda ini akan mengizinkan pemerintah untuk mengubah proyek dan kontraktornya.
Sekadar informasi, Dubai Islamic Bank menjadi pemimpin dalam pembiayaan sindikasi itu, diikuti oleh perbankan yang berbasis di United Arab Emirates, termasuk Emirates NBD, Noor Bank, Ajman Bank, Union National Bank, dan Mashreq.
Fasilitas pembiayaan ini termasuk fasilitas Letter of Credit dan pinjaman yang jatuh temponya pada tahun 2017. Tapi, perusahaan kontraktor itu meminta waktu jatuh tempo diperpanjang hingga 2019 untuk mencocokkan waktu penyelesaian proyek itu.
Ketika dikonfirmasi, SBG dan Kementerian Keuangan Arab Saudi belum memberikan komentar. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya