Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Kementerian Keuangan Mencoret JP Morgan Sebagai Penjamin Penerbitan Sukuk.
Dream – Indonesia telah melarang bank asal Amerika Serikat, JP Morgan Chase and Co untuk memasukkan proposal penjaminan penerbitan surat utang syariah (sukuk) global selanjutnya. Hal ini dikatakan oleh Kementerian Keuangan pada Senin, 9 Januari 2017.
Kementerian ini pun memperbolehkan bank-bank lain untuk memasukkan proposal untuk penawaran sukuk negara global.
Dilansir dari Arab News, Rabu 11 Januari 2017, pengecualian terhadap JP Morgan ini merupakan ujung dari masalah penurunan predikat untuk bursa Indonesia dari overweight menjadi underweight yang dilakukan pada November 2016. Penurunan ini terdapat dalam laporan riset dari bank tersebut.
“ Poinnya adalah JP Morgan tidak lagi bekerja sama dengan pemerintah,” kata Kepala Badan Anggaran Kementerian Keuangan, Suahasil Nazara, di Jakarta.
Laporan ini dikeluarkan setelah pengumuman pemilu Amerika Serikat di mana Donald Trump keluar sebagai pemenangnya. Suahasil mengatakan laporan tersebut merugikan pemerintah.
“ Riset tersebut tidak kredibel dan tidak efektif,” kata dia.
Sebelum di-blacklist, JP Morgan telah membantu pemerintah Indonesia untuk menggalang dana sebesar US$11 miliar (Rp146,4 triliun) untuk obligasi global pada 2012-2016. Lalu, bank ini juga menjadi bagian dari sindikasi perbankan yang bekerja untuk penjualan obligasi senilai US$3,16 miliar (Rp42,05 triliun) pada akhir Juni 2016.
Untuk sukuk, JP Morgan merupakan salah satu pemimpin penerbitan sukuk berdenominasi dolar AS dan menghimpun dana sebesar US$2 miliar (Rp26,62 triliun) pada tahun 2015.(Sah)
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil


Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?