Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Industri keuangan syariah Indonesia disebut tengah memasuki babak baru. Indonesia disebut aktif mempromosikan diri sebagai pasar keuangan syariah dunia baik ditingkat lokal maupun internasional.
Di tingkat lokal, pemerintah telah mengeluarkan beragam rencana untuk mempromosikan keuangan syariah.
Bahkan sempat muncul wacana mendirikan megabank syariah yang bisa menunjang ambisi Indonesia sebagai pusat euangan syariah di Asia Tenggara.
Sementara di tingkat internasional, Indonesia dianggap melangkah lebih jauh dengan menjalin kerjasama bersama China, negara Timur Tengah, dan Turki. Langkah ini merupakan upaya Indonesia mempererat hubungan dengan pemain utama keuangan syariah dunia.
" Jia dua strategi tersebut terus terjalin, Indonesia bisa memainan peran penting dalam keuangan syariah dunia, berpotensi memikat investor untuk mendanai proyek-proyek di masa depan," ungap keterangan tertulis K&L Gate LLP seperti dikutip dari jdsupra, Selasa, 15 Maret 2016.
Sebelumnya, pemerintah memang aktif mendorong perkembangan industri syariah. Bahkan program Aku Cinta Keuangan Syariah sempat diluncurkan pemerintah Joko Widodo.
Dengan program ini, pemerintah berharap pangsa pasar keuangan syariah Indonesia bisa naik dari 4,88 persen menjadi 15 persen di tahun 2023.
Beberapa kalangan menilai target tersebut terlalu optimistis. Aset perbankan syariah antara tahun 2010-2014 telah tumbuh 29,2 persen. Dengan hasil ini, pangsa pasar mereka diperkiraan bakal menembus angka 15 persen pada 2023.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya