Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pemuda Jepang Kecanduan Game Online. (Foto: Oddity Central)
Dream – Kalau sudah hobi, tak jarang orang merogoh kocek untuk bermain game online. Bahkan, ada yang rela menghabiskan uang untuk bermain permainan online.
Seperti yang dilakukan seorang pemuda Jepang bernama Daigo.
Dilansir dari Oddity Central, Minggu 24 Maret 2018, pria berusia 31 tahun menghabiskan uang sebesar US$70 ribu (Rp764,4 juta) untuk bermain game online, Fate/Grand Order yang diproduksi oleh Sony Corp.
Saking kecanduannya, pria ini bisa bermain permainan sepanjang hari. Dia hanya berhenti bermain ketika tidur, mengemudi, dan mandi.
Memang terdengar sebagai seorang fanatik game, tapi Daigo merasa bahagia menghamburkan duit untuk bermain game online. Apalagi, dia merasa senang ketika berhasil memenangkan periode pertama.
“ Beberapa orang menghabiskan uang US$18 (Rp247.990) untuk bioskop dan merasa senang. Saya menghabiskan US$70 ribu untuk bermain Fate/Grand Order,” kata dia.
Sekadar informasi, Daigo menghabiskan uang US$500 (Rp6,88 juta) untuk mendapatkan game yang disukainya. Lalu, pria ini menghabiskan uang US$2.500 (Rp34,44 juta) untuk meningkatkan kemampuan karakter supaya lebih kuat.
Ketika ditanya dari mana uang yang didapat untuk membayar game online, Daigo yang masih tinggal bersama orang tuanya ini berkata dari simpanan yang dihasilkan di pasar saham dan bursa berjangka. Dia juga berharap orang tuanya tidak tahu berapa banyak yang dikeluarkan untuk bermain.
“ Mereka tidak tahu berapa banyak yang dihasilkan. Saya berpikir baik-baik saja sepanjang bisa bersenang-senang,” kata dia.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya