Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Penumpang Maskapai Jet Airways Tiba-tiba Mengalami Pendarahan Di Telinga Dan Hidung. (Foto: Jetairways.com)
Dream - Sebanyak 30 penumpang pesawat tiba-tiba mengalami pendarahan ketika sedang dalam penerbangan dari Mumbai ke Jaipur, India. Insiden ini terjadi akibat tekanan udara yang berkurang di dalam kabin pesawat.
Kondisi darurat itu memaksa pilot kembali mengarahkan pesawat kembali ke bandara keberangkatan.
Dikutip Dream dari laman Next Shark, Senin 24 September 20178, insiden ini terjadi di pesawat Jet Airways dengan nomor penerbangan 9W 697. Pesawat kembali lagi ke Bandara di Mumbai setelah mengudara selama 45 menit.
Insiden ini terjadi pada Kamis, 20 September 2018.
Para korban diketahui mengalami pendarahan di telinga dan hidung, serta sakit kepala.
Manajemen perusahaan mengatakan pesawat berjenis Boeing 737 ini mengangkut 166 penumpang dan 5 orang kru. Semua penumpang telah mendarat dengan selamat di Mumbai.
" Pertolongan pertama telah diberikan kepada beberapa penumpang yang mengeluh sakit telinga, mimisan, dan sebagainya," tulis perseroan di akun Twitternya, @jetairways.
Jet Airways melaporkan lima orang penumpang segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis lebih lanjut. Maskapai ini juga siap bekerja sama apabila ada investigasi yang dilakukan akibat insiden ini.
" Kami menyesal telah membuat penumpang tidak nyaman," tulis perusahaan.
Kementerian Perhubungan Udara segera melakukan investigasi terhadap insiden ini. Kesimpulan sementara diketahui jika kru pesawat lupa menyalakan tombol pengaturan tekanan udara.
" Hasilnya, masker oksigen jatuh. Ada 30 dari 166 penumpang yang hidung dan telinganya berdarah. Beberapa penumpang lainnya mengeluh sakit kepala," kata pejabat senior kementerian, Lalit Gupta kepada Hindustan Times.
Normalnya, pesawat mengudara di ketinggian 28 ribu-35 ribu kaki. Di ketinggian ini, tekanan udara di pesawat lebih kecil daripada di permukaan bumi. Ini mengakibatkan udara menjadi kering dan tipis serta mengakibatkan hidung dan telinga berdarah,
Sehari setelah insiden, banyak keluhan dilontarkan kepada pihak maskapai. Menurut CNN-News 18, lima orang penumpang terkena tuli ringan akibat trauma di telinga.
Pilot pesawat ditahan sementara untuk investigasi dan krunya telah diturunkan. Biro Investigasi Kecelakaan Udara Kementerian Perhubungan Udara India menyebut pilot bisa saja berperan dalam kelalaian ini sebagai pengontrol tekanan udara sebelum pesawat tinggal landas.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya