Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Terhitung mulai besok, Bank Indonesia (BI) bakal mendorong perbankan memacu likuiditas dan kapasitas pembiayaan untuk mendukung kegiatan ekonomi. Hal ini terjadi setelah Giro Wajib Minimum (GWM) primer dalam rupiah diturunkan.
Dalam Rapat Dewn Gubernur Bank Indonesia pertengahan bulan kemarin, bank sentral menurunkan GWM Primer dalam rupiah dari 7,5 persen menjadi 6,5 persen.
Untuk diketahui, GWM Primer adalah jumlah dana minimum yang wajib dipelihara oleh bank di BI yang besarnya ditetapkan oleh BI sebesar persentase tertentu dari Dana Pihak Ketiga (DPK). GWM Primer ditujukan untuk memengaruhi likuiditas sehingga dapat berpengaruh kepada suku bunga maupun kapasitas penyaluran kredit bank.
Dengan kata lain, persentase GWM primer yang lebih rendah akan menambah tools untuk ekspansi sebuah perbankan.
" Ketentuan mengenai penurunan Giro Wajib Minimum (GWM) Primer dalam Rupiah, dari 7,5% menjadi 6,5%, akan mulai berlaku pada tanggal 16 Maret 2016," ujar Direktur eksekutif Departemen Komunikasi BI, Tirta Segara dalam ketarangan tertulisnya.
Ketentuan penurunan GWM primer dalam rupiah sendiri baru diputusan untuk bank umum konvensional. Aturan ini tertuang dalam Peraturan Bank Indonesia Nomor 18/3/PBI/2016.
BI menegaskan penurunan GWM primer daam rupiah ini merupakan bagian dari pelonggaran kebijakan moneter, selain penurunan suku bunga acuan (BI rate).
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya