Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
(Foto: Shutterstock)
Dream - Mata menjadi pusat perhatian dari wajah seseorang. Tak heran, jika banyak orang yang mendambakan warna bola mata berwarna-warni.
Padahal tahukah Sahabat Dream jika orang Asia sangat beruntung telah diberkahi mata berwarna hitam.
Warna mata diketahui ditentukan oleh bagian iris. Di dalam iris, ada sejumlah pigmen yang memberi warna pada mata. Kadar pigmen yang terdapat di dalam iris bervariasi pada setiap orang. Itulah mengapa, Anda seringkali menemukan orang bermata hitam, cokelat bahkan biru.

Semakin tinggi kadar pigmen, maka iris akan terlihat lebih gelap. Warna gelap seperti hitam dan cokelat seringkali dipandang membosankan. Banyak orang yang memakai lensa kontak berwarna-warni, bahkan rela untuk melakukan operasi demi mengubah warna mata.
Padahal pemilik mata berwarna gelap harus lebih bersyukur, terutama bagi Anda yang tinggal di iklim tropis. Dokter Spesialis Katarak dan Glaukoma, Arini Safira menyebutkan bahwa mata dengan warna yang lebih gelap tidak mudah terkena penyakit mata.
"Semakin rendah pigmen pada iris, maka akan semakin tipis sehingga sinar ultraviolet (UV) dapat lebih mudah masuk menembus mata. Apabila masuk mengenai saraf mata, akan menyebabkan kerusakan sehingga memicu penyakit lainnya," tuturnya di acara pembukaan Klinik Mata Utama JEC di Cinere, Kamis 21 Desember 2017.

Ia menyebutkan, paparan sinar UV bisa memicu penyakit serius seperti Age-Related Macular Degeneration (AMD). Gangguan AMD dapat menyerang makula pada bagian retina. Makula dikelilingi oleh pembuluh darah, apabila rusak terpapar sinar UV akan menyebabkan pembuluh darah menjadi pecah.
Pembuluh darah yang pecah akan menimbulkan gumpalan darah yang menyebabkan titik buta (blindspot) pada bagian tengah penglihatan. Apabila dibiarkan, titik buta dapat melebar dan menyebabkan kebutaan.
(Sah/Laporan: Annisa Mutiara Asharini)
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS

16 Tim Futsal Pelajar Siap Berlaga di Grand Final AXIS Nation Cup 2026, Ini Daftarnya