Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi Makanan Tempe
Dream - Bukan orang Indonesia namanya jika tidak mengenal atau menggemari panganan tahu atau tempe. Panganan favorit orang Indonesia ini selalu menjadi santapan setiap hari. Bukan hanya rasanya yang enak melainkan harga yang sangat terjangkau, serta tingginya gizi yang terkandung dalam tahu dan tempe.
Tahukah anda di antara kedua makanan bergizi khas Indonesia itu ada yang lebih bergizi? Tahu dan tempe merupakan terbuat dari dari kedelai. Namun pengolahan makanan tersebut terbilang cukup berbeda. Tahu dibuat dari sari kedelai yang diperas lalu diendapkan dengan cara penambahan koagulan. Sementara tempe dibuat dari biji kedelai yang difermentasikan oleh Rhizopus.
Adapun perbedaan diantara keduanya, secara alami biji kedelai mengandung senyawa antinutrisi dapat diartikan, senyawa itu menghambat proses pencernaan nutrisi yang terkandung dalam bahan makanan.
Senyawa antinusi yang terdapat di biji kedelai tersebut diantaranya fitat (asam fitat), saponin, soyatoksin, inhibitor tripsin, goitrogen dan fitoestrogen. Senyawa antinutrisi yang telah disebutkan emang terkandung dalam biji kedelai.
Lalu, apakah tempe berarti lebih baik ketimbang tahu? Ya, sepertinya dapat dikatakan demikian. Tingginya asam fitat dalam kedelai akan mengganggu proses pencernaan beberapa mineral seperti kalsium, magnesium, tembaga, zinc dan zat besi.
Oleh sebab itu asam fitat hanya dapat disingkirkan dengan cara fermentasi yang lama, sama seperti saat membuat tempe. Beberapa usaha untuk menghilangkan asam fitat misalnya saja direndam. dimasak secara perlahan dan lama, ditunas tidak mampu mengurangi kandungan asam fitat dalam biji kedelai.
Tidak hanya mineral, fitat ternayata juga menggangu proses pencernaan karbohidrat, protein dan lemak. Tempe lebih mengungguli tahu dalam ketersediaan nutrisi bagi tubuh. (Ism)
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


WNI Diduga Tewas saat Jadi Tentara Rusia, Apakah Kewarganegaraan Indonesia Bisa Hilang?



Starvision Rilis Trailer dan Poster Dewi Siluman Ular, Angkat Kisah Pernikahan Manusia dengan Jin

Berat Badan Naik Padahal Merasa Makan Sedikit? Ini 9 Penyebab yang Sering Tidak Disadari

Harga Ponsel dan Barang Kebutuhan Hampir Sama di Seluruh Negeri, Mengapa UMR Bisa Jauh Berbeda?

Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan