(Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream – “ Bangun tidur, ‘ku terus mandi. Tidak lupa menggosok gigi…” Ya, mungkin banyak di antara kita yang mengawali hari dengan urut-urutan seperti lagu ini. Tapi, benarkah urutan itu? Bukankah sikat gigi sebaiknya setelah sarapan? Mana yang benar ya?
Saat menyikat gigi, kita menghilangkan sisa makanan dan plak yang menempel. Setelah sarapan dengan makanan yang manis, bakteri di plak akan memproduksi asam yang dapat membuat enamel gigi menipis.
Jika terjadi berulang-ulang, lama-kelamaan gigi bisa berlubang. Plak yang tidak dibersihkan akan mengeras menjadi karang, dan membuat gigi menjadi semakin sulit untuk dibersihkan.
Jadi kapan waktu yang tepat untuk menyikat gigi? Ternyata jawabannya adalah bisa sebelum atau sesudah makan. Tergantung pada jenis makanan yang kita makan.
Menurut Mayo Clinic, lembaga kesehatan non-profit dari Amerika, menyikat gigi setelah makan memang baik untuk membersihkan sisa makanan yang menempel. Tapi jika saat sarapan kita mengonsumsi makanan manis atau asam seperti buah atau jus, sebaiknya sikat gigi dilakukan sebelum makan.
Ada yang bilang, setelah menyikat gigi, makanan akan terasa berbeda di mulut, jadi lebih pahit. Tahukah Sahabat Dream, kalau rasa itu disebabkan karena pasta gigi yang digunakan mengandung detergen. Sodium Lauryl Sulfate (SLS) merupakan salah satu jenis detergen sintetis yang paling banyak digunakan untuk pasta gigi.

SLS memberi efek busa pada pasta gigi yang melonggarkan perlekatan plak pada gigi sehingga lebih mudah dibersihkan. Namun faktanya, SLS menyebabkan penurunan fungsi pengembalian mineral gigi oleh fluor, sehingga tidak dapat mencegah gigi berlubang secara optimal.
Selain itu SLS juga membuat mulut menjadi kering, inilah yang menyebabkan rasa makanan menjadi berbeda di mulut sesaat setelah menyikat gigi.
Hal ini tak akan terjadi jika Sahabat Dream menggunakan pasta gigi Enzim Fresh Mint. Pasta gigi Bebas detergen yang mengandung enzim dan protein yang bisa merawat gigi.
Enzim Amiloglucosidase dan Gluco-oxidase dan Lactoperoxidase, ketiganya memiliki fungsi mengembalikan fungsi sistem alamiah air ludah sehingga bisa mengendalikan perkembangbiakan bakteri di rongga mulut.

Pasta gigi Enzim Fresh Mint juga mengandung protein kompleks Lysozyme dan Laktoferrin yang akan memperkuat fungsi pertahanan air ludah dengan lebih menekan pertumbuhan bakteri yang secara alamiah sudah ada di dalam ludah.
Seluruh kandungan dalam pasta gigi Enzim Fresh Mint akan menjaga keseimbangan flora dalam mulut sehingga rasa makanan tak akan berubah meskipun Anda baru saja menyikat gigi.
Jadi, menyikat gigi sebelum atau sesudah sarapan? Dua-duanya tak masalah selama pasta giginya Enzim Fresh Mint!
Advertisement
Refuse Derived Fuel (RDF), Saat Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Perusahaan Milik Orang Terkaya Indonesia Bakal Rekrut 1.000 Pegawai Baru

Sempat Terpeleset 20 Menit, IHSG Bergerak Menguat di Paruh Pertama Perdagangan

Sosok 2 Orang Terkaya Indonesia yang Masuk Wantimpres Presiden Prabowo

Sederet Alasan untuk Investasi Emas 'Hijau'


5 Cara Membantu Tubuh Mengeluarkan Mikroplastik, Bisa Dimulai dari Konsumsi Makanan Bergizi

Alkimia: Ilmu Kuno yang Dipelajari Berabad-Abad, Adakah Hubungannya dengan Kimia Modern?

Teh Panas atau Es, Mana yang Lebih Banyak Mengandung Antioksidan?

Benarkah Uang Bisa Membeli Kebahagiaan? Studi Ungkap Jawabannya Tak Sesederhana Itu

Ingin Meningkatkan Rasa Mencitai Diri Sendiri? Coba Ubah Cara Mengingat Masa Lalu

7 Makanan yang Sering Dianggap Tidak Sehat, Padahal Kaya Nutrisi

Berapa Lama Harus Bisa Plank Sesuai Usia? Ini Patokan untuk Usia 18 hingga 60 Tahun ke Atas