Manfaat Jengkol Untuk Kesehatan, Bisa Redakan Sembelit, hingga Gula Darah

Reporter : Sugiono
Jumat, 4 Oktober 2019 07:12
Manfaat Jengkol Untuk Kesehatan, Bisa Redakan Sembelit, hingga Gula Darah
Siapa sangka kalau makanan berbau tak sedap ini memiliki banyak manfaat.

Dream - Sebagian masyarakat Indonesia pasti sudah mengenal jengkol. Ya, jengkol merupakan jenis kacang-kacangan yang banyak ditemukan tumbuh di daratan Asia Tenggara.

Jengkol biasanya diolah sebagai sayuran. Masyarakat Myanmar mengolah jengkol dengan cara dipanggang dan kemudian dimakan bersama acar ikan dan nasi.

Sedangkan di Indonesia, jengkol seringkali dimasak menjadi rendang atau sambal. Rasanya cukup lezat dan mengundang selera bagi yang suka dengan jengkol.

Namun, senasib dengan petai, jengkol juga tidak disukai oleh sebagian besar orang. Alasannya karena bau jengkol yang sangat menyengat, apalagi saat buang air kecil.

Tetapi, terlepas dari baunya yang menyengat, manfaat jengkol untuk kesehatan ternyata lumayan banyak. Karena itu beruntung sekali mereka yang suka makanan bernama latin Archidendron pauciflorum ini karena punya manfaat kesehatan bagi tubuh manusia.

Beberapa manfaat jengkol untuk kesehatan di antaranya adalah mencegah anemia, mengatasi sembelit, dan menyembuhkan maag. Tak hanya itu, manfaat jengkol juga untuk mengatasi penyakit jantung koroner, merampingkan perut dan mencegah diabetes.

Perlu diketahui, manfaat jengkol untuk kesehatan sebenarnya masih banyak. Dream merangkumnya.

1 dari 5 halaman

Kandungan Nutrisi di Dalam Jengkol

 Jengkol 'Bau' Tapi kaya Akan Vitamin© MEN

Sebelum membahas masalah manfaatnya untuk kesehatan, sebaiknya Sahabat Dream mengetahui kandungan nutrisi di dalam jengkol berikut ini:

1. Protein
Kandungan protein di dalam jengkol cukup tinggi. Setiap 100 gram jengkol mengandung 23,3 gram protein. Luar biasanya, kandungan protein nabati di dalam jengkol ini lebih tinggi dari kacang kedelai dan kacang hijau. Protein dalam tubuh amat berperan untuk melakukan perbaikan sel-sel yang rusak dalam tubuh.

Kandungan protein nabati lebih baik dari pada protein hewani. Karena mengonsumsi banyak protein hewani akan mempercepat penggemukan, sedang protein nabati akan meningkatkan kesehatan serta memperpanjang usia dua kali lebih lama dari pada protein hewani. Tidak hanya itu pastinya banyak sekali khasiat protein untuk tubuh kita.

2. Kalsium
Kandungan kalsium dalam jengkol sekitar 140 mg per 100 gram jengkol. Kalsium adalah unsur yang diperlukan untuk menghindari osteoporosis atau pengeroposan tulang. Tidak hanya itu, kalsium juga bertindak perlu dalam metabolisme tubuh, penghubung antar jaringan syaraf, gerakan otot serta kerja jantung.

3. Fosfor
Kandungan fosfor di dalam jengkol sekitar 166,7 mg per 100 gram jengkol. Fosfor memiliki fungsi yang sama dengan kalsium yaitu sebagai pencegah tulang keropos serta melindungi gigi supaya tidak berlubang.

4. Vitamin
Jengkol mengandung vitamin A, B1, B2, dan C. Setiap 100 gram jengkol mengandung 658 mg vitamin A yang berguna untuk kesehatan mata. Sementara vitamin B1 dan B2 bantu penyerapan protein serta melindungi kepekaan syaraf. Dengan 80 mg vitamin C untuk setiap 100 gramnya, jengkol sangat bagus sebagai antioksidan penangkal radikal bebas.

5. Zat Besi
Di dalam 100 gram jengkol terdapat zat besi sebanyak 4,7 gram zat besi. Seperti diketahui, zat besi berguna untuk mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh jaringan sel tubuh dan mengangkut elektron tubuh yang berperan sebagai pembangkit daya dalam sel tubuh.

Gabungan zat besi, protein, dan oksigen akan membentuk hemoglobin dalam sel darah merah serta myoglobin di dalam serabut otot yang diperlukan dalam pembentukan enzim yang berguna untuk daya tahan tubuh.

2 dari 5 halaman

Manfaat Jengkol Untuk Kesehatan, Mulai Anemia, Sembelit, Jantung Koroner Hingga Ibu Hamil

 Santap Jengkol Tanpa Bau Mulut, Ini Triknya© MEN

Bagi yang tidak suka jengkol, sebaiknya membaca manfaat jengkol untuk kesehatan ini. Berikut ini beberapa manfaat jengkol untuk kesehatan:

1. Mencegah Anemia
Manfaat jengkol bisa untuk mencegah anemia. Dengan kandungan zat besi yang tinggi, jengkol berperan penting dalam mencegah dan mengatasi kekurangan produksi sel darah merah pada tubuh seseorang.

Kekurangan zat besi dapat mengakibatkan produksi sel darah menjadi menurun sehingga pasokan nutrisi dan oksigen ke seluruh bagian tubuh menjadi berkurang. Oleh karena itu, kamu bisa memulihkan tubuh dari anemia dengan mengonsumsi jengkol secara teratur.

2. Mengatasi Sembelit untuk Ibu Hamil

Manfaat jengkol berikutnya adalah untuk mengatasi sembelit atau konstipasi yang sering dialami ibu hamil. Kandungan serat dalam jengkol dapat mengatasi masalah sembelit. Tidak hanya ibu hamil, sembelit pada umumnya bisa diatasi dengan makan jengkol. Namun, jangan terlalu banyak mengonsumsi jengkol. Makan jengkol sesuai dengan jumlah yang disarankan.

3. Menyembuhkan Penyakit Maag
Manfaat makan jengkol secara rutin ternyata bisa mencegah penyakit mag. Sebuah penelitian yang dilakukan pada tikus menunjukkan bahwa tikus yang makan jengkol cenderung terlindungi dan terhindar dari gangguan pencernaan, seperti mag.

Seperti diketahui penyakit maag akan berdampak pada lambung dan tentu saja akan sangat berbahaya. Manfaat makan jengkol untuk mengatasi sakit maag.

3 dari 5 halaman

4. Pembentukan Jaringan Tubuh

 Ceker Jengkol Pedas Manis, Bikin Nafsu Makan© MEN

Manfaat jengkol bagi kesehatan adalah untuk pembentukan jaringan tubuh. Kandungan protein tinggi dalam jengkol dapat membantu pembentukan jaringan di dalam tubuh. Kandungan protein jengkol jauh lebih banyak bila dibandingkan dengan kandungan protein pada kacang hijau dan keledai.

5. Mencegah Diabetes
Manfaat jengkol yang selanjutnya adalah mampu menurunkan kadar gula darah setelah makan. Hal ini menunjukkan bahwa jengkol dapat mencegah terjadinya penyakit diabetes. Tidak hanya mencegah terjadinya penyakit diabetes, jengkol juga dapat mengendalikan gula darah pada penderita diabetes.

Menurut sebuah penelitian, jengkol memiliki kelenjar Langerhans yang bertanggung jawab dalam menghasilkan hormon insulin dan berbagai hormon yang penting untuk mengatur gula darah di dalam tubuh seseorang.

6. Memperkuat Tulang dan Gigi
Manfaat mengejutkan dari jengkol bagi kesehatan adalah dapat memperkuat tulang dan gigi. Hal ini tidak lepas dari kandungan kalsium dan fosfor pada jengkol.

Untuk membuat tulang dan gigi agar menjadi lebih kokoh serta mencegah tulah cepat rapuh, dibutuhkan dua kandungan tersebut. Jadi, dengan mengonsumsi jengkol, maka tulang akan cenderung lebih kuat daripada orang yang tidak mengonsumsinya.

4 dari 5 halaman

7. Menangkal Radikal Bebas

 Manfaat jengkol untuk menangkal radikal bebas© Freepik.com

Tubuh yang kekurangan antioksidan, akan membuat racun atau radikal bebas mudah masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan berbagai penyakit. Sebaiknya, mulai sekarang rutin mengonsumsi jengkol. Ini karena jengkol mengandung banyak antioksidan yakni polifenol, terpenoid, dan alkaloid. Ketiga antioksidan ini mampu melawan radikal bebas di dalam tubuh yang bisa menyebabkan penyakit jantung, diabetes, dan gangguan metabolik lainnya.

8. Mengatasi Penyempitan Pembuluh Darah
Ternyata manfaat jengkol bisa untuk mengatasi penyempitan pembuluh darah. Pembuluh darah yang menyempit akan membuat liran darah ke semua tubuh tidak lancar. Kondisi ini bisa menyebabkan kesehatan terganggu.

Kandungan mineral pada jengkol nyatanya bisa memperlebar pembuluh darah yang menyempit dan menghindari pembuluh darah menyempit kembali. Agar manfaat jengkol jadi maksimal, sebaiknya tidak memasak jengkol sampai matang berlebihan.

9. Menyembuhkan Penyakit Jantung Koroner
Manfaat jengkol untuk menyembuhkan penyakit jantung koroner ini berkaitan dengan manfaatnya untuk mengatasi penyempitan pembuluh darah. Beberapa peneliti sepakat kalau kandungan antioksidan yang ada pada buah jengkol ini memberi efek yang positif pada kesehatan jantung.

Racun dalam tubuh akan susah untuk masuk ke dalam tubuh, terutama pada pembuluh darah di jantung. Sebab ada perlindungan berlipat ganda dari beberapa zat antioksidan dari jengkol.

10. Merampingkan Perut
Manfaat jengkol selanjutnya adalah untuk merampingkan perut. Kandungan serat yang tinggi dapat melancarkan BAB sehingga secara tidak langsung membuat perut menjadi langsing. Salah satu penyebab perut buncit adalah karena buang air besar tidak lancar dan tidak teratur.

5 dari 5 halaman

11. Mensuplai Kebutuhan Asam Folat dan Vitamin B6 untuk Ibu Hamil

 Kurang Vitamin A dan D Membuat Ibu Hamil Muda Mudah Keguguran© MEN

Organ penting dalam tubuh akan berfungsi dengan baik dan stabil jika asupan asam folat dan vitamin B6 terpenuhi. Situasinya berbeda jika tubuh kekurangan asam folat dan vitamin B6. Tidak heran jika ibu hamil juga disarankan mengonsumsi makanan yang kaya asam folat untuk perkembangan janin.

Salah satu contoh makanan yang kaya asam folat adalah jengkol. Namun perlu diingat bahwa konsumsi jengkol dalam jumlah sedang. Jangan terlalu berlebihan karena konsumsi berlebihan jengkol akan kurang baik efeknya pada ginjal.

12. Mengontrol Kadar Gula Darah

Khasiat jengkol lainnya adalah dapat mengontrol kadar gula darah sehingga sangat baik untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes. Jengkol mengandung gula yang ramah bagi penderita diabetes. Gula dalam jengkol adalah gula yang paling mudah diurai sehingga aman bagi penderita diabetes. Gula yang mudah terurai di jengkol ini akan diubah menjadi energi oleh tubuh.

Demikian tadi 12 manfaat makan jengkol untuk kesehatan, mulai dari anemia, sembelit, jantung koroner hingga ibu hamil. Tetap ingat untuk tidak makan jengkol secara berlebihan. Karena efek buruk jengkol pada ginjal. Semoga bermanfaat. (mut)

Dirangkum dari berbagai sumber.

Beri Komentar
Roger Danuarta Ogah Lihat Cut Meyriska Tampil Modis