Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Hati-hati bagi anda yang kerap merasa tidak puas dengan kondisi fisik saat ini. Ilmuwan dari Inggris dan Amerika Serikat mendapati, orang yang kerap merasa tidak puas dengan kondisi fisik berisiko besar menderita kanker kulit.
Studi yang melibatkan lebih dari 1.500 laki-laki dan perempuan di Amerika Serikat dan mendapati mayoritas, merasa tidak cukup puas dengan penampilan fisik. Mereka merasa kurang atraktif dan cenderung merasa diri mereka jelek.
Tidak mengherankan jika kemudian mereka menjadi orang yang kurang peduli dengan kondisi kesehatan kulit. Kondisi ini memicu kampanye besar terhadap bahaya kanker kulit yang kemungkinan besar, akan dialami orang-orang yang rata-rata berusia 29 tahun.
Melanoma maligna, salah satu bentuk paling mematikan dari kanker kulit saat ini merupakan kondisi paling umum. Juga telah ditemukan lebih dari 13 ribu kasus dengan 2.000 kematian pertahun di Inggris. Kanker kulit dipicu oleh kebiasaan orang yang tidak menggunakan tabir surya, saat melakukan aktvitas di luar ruangan yang terkena paparan sinar matahari secara langsung.
Anggapan jika mereka kurang menarik secara fisik lebih condong membuat perempuan dan laki-laki muda mendambakan kulit cokelat keemasan yang dianggap eksotis. Untuk tujuan itu mereka kerap menghabiskan waktu untuk berjemur atau berkebun dalam waktu yang cukup lama.
"Waktu yang dihabiskan di bawah paparan sinar matahari menunjukkan seseorang mendambakan warna kulit yang lebih gelap sehingga bisa mengurangi ketidaksempurnaan kulit, dan menjadikannya terlihat ramping dan kencang," tulis peneliti dalam Jurnal Health Psychology seperti dilansir Dailymail.
Dr Grogan, salah satu staff pengajar dari Staffordshire University and Harvard Medical School, mengatakan kondisi antara perasaan tidak puas terhadap kondisi diri dengan resiko terpapar sinar matahari dalam waktu lama.
Kondisi ini membuat seseorang tidak memedulikan kondisi kesehatan. Hal ini merupakan suatu hubungan yang kuat yang menjadikan banyak orang merasa lebih jelek dan iri dengan kondisi fisik orang lain. (Ism)
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Apa yang Terjadi Jika Semua Hutan di Bumi Hilang? Bukan Cuma Hewan, Kehidupan Manusia Ikut Terancam

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya
