Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi Susu Kurma (Shutterstock.com)
Dream - Kurma seolah menjadi makanan yang harus ada saat berbuka puasa di bulan Ramadan. Buah ini dipercaya dapat memberikan manfaat pada tubuh.
Kurma mengandung vitamin dan mineral, enerji, gula, dan serat seperti kalsium, zat besi, fosfor, kalium, magnesium dan seng. Zat-zat tersebut sangat diperlukan tubuh.
Biasanya, kurma akan dikonsumsi secara langsung. Karena memang buah ini punya karakter manis.
Ternyata, kurma dapat diolah bersama susu selain dimakan langsung. Dari berbagai sumber, inilah manfaat susu kurma bagi kesehatan yang tak boleh dilewatkan.
Susu dicampur kurma mempunyai manfaat yang baik untuk tulang dan gigi. Kandungan kalsium, kalium, dan fosfor mencegah tulang dari cidera saat berolahraga.
Kandungan-kandungan inilah yang menyebabkan susu kurma dapat mencegah osteoporosis atau tulang keropos.

Mencegah sembelit
Susu kurma dapat mencegah sembelit atau susah buang air besar. Kurma mengandung banyak serat sedangkan susu mendukung bakteri dalam saluran pencernaan. Dengan susu kurma, sisa makanan lebih mudah dikeluarkan.
Jaga kesehatan jantung
Kandungan kalium dalam kurma dapat menurunkan tekanan darah dalam tubuh dan mengatasi penyumbatan di arteri. Tekanan darah yang lancar akan mengurangi potensi serangan jantung.
Serat yang ada di susu kurma juga mendorong kolestrol jahat di usus keluar dari tubuh.
Susu kurma bisa memicu produksi ASI bagi ibu menyusui. Rasa enak dan legit di susu kurma juga dapat mengurangi stres sehingga meningkatkan kesehatan mental ibu menyusui.
Kurma mengandung tytophan yang memicu hormon serotonin. Hormon ini membuat ibu lebih tenang sehingga produksi ASI meningkat.

Cegah anemia
Susu kurma mengandung zat besi yang berfungsi meningkatkan produksi hemoglobin. Hemoglobin dalam sel darah yang cukup menghindarkan orang dari anemia.
Selain itu, zat besi bisa membantu aliran oksigen dalam aliran darah lebih lancar.
Sehatkan sistem saraf
Susu kurma diyakini dapat menyehatkan sistem saraf sehingga dapat memperlancar sistem kerja tubuh lainnya. Kandungan vitamin B, kalium, dan nutrisi yang tinggi dalam susu kurma sangat baik untuk kerja sistem saraf.
Bagi pasangan yang telah menikah, susu kurma dapat menyembuhkan gangguan seksual. Kurma mengandung asam amino yang memperbaiki Rahim dan organ reproduksi lainnya.
Kandungan flavonoid dalam susu juga dapat meningkatkan jumlah dan kualitas sperma.

Menghaluskan kulit
Kandungan vitamin C dan D dalam susu kurma bersifat antioksidan yang dapat memperbaiki kulit dari bahaya paparan sinar matahari.
Susu kurma juga berfungsi mencegah penyakit kulit seperti kulit kering, eksim, dan psoriasis. Alhasil, kulit menjadi lebih halus, lembab, dan mencegah penuaan dini berkat susu kurma.
Ternyata, susu kurma mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan tubuh kita. Tidak ada salahnya menyiapkan susu kurma sebagai menu berbuka puasa di bulan Ramadan.
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


6 Tips agar Perjalanan dengan Bayi Lebih Nyaman dan Minim Drama

Pembalut dan Buku Kena Pajak, Barang Apa Lagi yang Tanpa Sadar Dipajaki?

Kebiasaan Ngemil Setelah Makan Malam Dikaitkan dengan Risiko Penyakit Hati hingga 30 Persen

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?

JKT48 dan Bernadya Tampil di AXIS Nation Cup 2026, Bikin Grand Final Makin Meriah!

Kadar Oksigen di Laut, Sungai, dan Danau Terus Menurun, Ilmuwan Peringatkan Ancaman bagi Kehidupan

Bagaimana Harga Emas Ditentukan? Apakah Harganya Sama di Seluruh Dunia?