Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Tes Asam Urat (Foto: Shutterstock)
Dream - Banyak orang yang menganggap kalau penyakit asam urat merupakan hanya menyerang lansia. Faktanya tidak demikian. Mereka yang masih berusia 30-an juga bisa terkena gangguan ini dan sangat tersiksa.
Kaki terasa sangat nyeri, sulit berjalan hingga bengkak. Asam urat adalah produk limbah alami dari pencernaan makanan yang mengandung purin. Purin ditemukan dalam kadar tinggi dalam beberapa makanan seperti jeroan, ikan sarden, kacang, kerang, kol, jamur, bayam dan melinjo
Biasanya, tubuh menyaring asam urat melalui ginjal dan urin. Jika kamu mengonsumsi terlalu banyak makanan yang mengandung purin tubuh tidak dapat membuangnya dengan cepat. Asam urat pun menumpuk di dalam darah.
"Tingkat asam urat yang tinggi dikenal sebagai hiperurisemia. Kondisi ini dapat menyebabkan penyakit yang disebut gout dan membuat persendian terasa sangat nyeri karena menumpuknya kristal asam," ungkap dr. Alan Hitch, seperti dikutip dari Healthline.
Asam urat yang tinggi bisa terjadi karena banyak faktor. Antara lain pola makan yang buruk, genetika, obesitas atau kelebihan berat badan dan stres. Beberapa kondisi kesehatan juga bisa memicu asam urat.
Jika level asam urat tinggi, patut juga dicurigai adanya penyakit ginjal, diabetes melitus atau hipotiroidisme. Penting untuk mengontrol level asam urat. Caranya dengan menghindari makanan mengandung purin tinggi seperti di atas.

"Perbanyak juga konsumsi air putih. Minum banyak cairan membantu ginjal membuang asam urat lebih cepat. Bawalah botol air setiap saat. Atur juga alarm setiap jam untuk minum," saran Alan.
Usahakan untuk menurunkan berat badan. Pasalnya, bobot tubuh yang besar cenderung memicu asam urat yang tinggi.
Tumpukan sel lemak akan menghasilkan lebih banyak asam urat daripada sel otot. Selain itu, berat badan berlebih akan mempersulit ginjal untuk menyaring asam urat.
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


Inggris dan Jepang Minta Warga Siapkan Stok Makanan untuk 3 Hari, Ada Apa?

Benarkah Oksigen di Bumi Bisa Habis? Ilmuwan Perkiraan Kapan Hal Itu Bisa Terjadi

Sering Disalahpahami, Ini Perbedaan Frugal Living dengan Hidup Pas-pasan

Beeru Stevia Diduga Berisi Pemanis Buatan, Apa Risikonya bagi Penderita Diabetes Jika Terkonsumsi?

Usia Berapa Otak Manusia Paling Tajam? Ternyata Bukan Saat Masih Muda

Sering Dikira Flu, Virus yang Disebarkan Nyamuk Ini Bisa Menyerang Otak dan Berakibat Fatal

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?