Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Kementerian Agama, Sri Ilham Lubis, mengatakan jemaah haji Indonesia kerap tersesat di Arab Saudi. Salah satu sebabnya yaitu lingkungan baru yang membuat jemaah lupa jalan yang dilalui.
" Jemaah mengenali lingkungannya dulu. Jangan buru-buru ibadah," kata Sri Ilham, di kantor Kemenag, Jakarta, Selasa 3 Juli 2018.
Sri Ilham membagikan tips agar jemaah haji tak tersesat selama menjalani ibadah di Tanah Suci. Berikut lima cara yang bisa dijalankan jemaah.
Jangan jalan sendiri
Sri Ilham mengingatkan, jemaah haji tidak berjalan sendirian selama menjalani prosesi haji maupun berbelanja. Jika kesulitan, usahakan melapor kepada petugas Indonesia yang ditemui di jalan.
Melaporkan kepergian
Para jemaah haji diminta untuk melaporkan kepergiannya ke petugas haji, ketua rombongan, ketua kloter, maupun teman sekloter. Ini agar posisi jemaah yang meninggalkan pemondokan dapat diketahui.
Selalu membawa kartu nama hotel
Ada yang berbeda pada aturan yang diberlakukan untuk hotel-hotel yang disewa bagi jemaah haji Indonesia. Salah satunya, ketersediaan kartu nama hotel.
Kartu nama hotel penting karena berisi alamat dan informasi nama hotel yang ditinggali jemaah haji. Dengan membawa kartu tersebut, jemaah haji yang tersesat dapat bertanya dan meminta petunjuk pada petugas keamanan.
Membawa peta
Jemaah haji dibekali peta yang berisi peta lokasi Kota Mekah dan Madinah. Selain itu, jemaah yang melek teknologi juga dapat mengaktifkan layanan peta yang tersedia di gawainya masing-masing.
Tidak melepas gelang identitas
Penggunaan gelang identitas sangat penting. Sri Ilham mengatakan pada musim haji tahun ini, gelang identitas akan disertai QR Code yang berisi informasi data pribadi jemaah. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya