Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Masjid Tua Patimburak (Sumber: Simbi.kemenag.go.id)
Dream - Papua dikenal sebagai wilayah dengan minoritas Muslim. Siapa sangka provinsi paling timur Indonesia ini menyimpan jejak peradaban Islam yang tak banyak diketahui orang. Sebuah masjid menjadi salah satu jejak peradaban Islam 'tersembunyi'.
Masjid Tua Patimburak adalah sebuah masjid bersejarah yang terletak di Distrik Kokas, Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat. Tak hanya jadi bukti peninggalan sejarah Islam di Papua, masjid ini adalah pusat agama Islam di Kabupaten Fakfak.
Catatan sejarah, mengutip laman resmi Kementerian Agama RI menyebutkan masjid ini telah berdiri sekitar 200 tahun yang lalu. Masjid Patumbarak didirikan oleh seorang imam bernama Abuhari Kilian pada tahun 1870 dan masih berfungsi hingga kini.
Tak semegah masjid pada umumnya, masjid tertua di Kabupaten Fakfak ini cuma berukuran tak lebih dari 100 meter. Namun arsitektur yang unik dengan sentuhan Eropa dan Nusantara membuat masjid ini tetap terlihat menarik.
Jika dilihat dari kejauhan, masjid ini akan tampak seperti gereja dengan kubah mirip gereja-gereja di Eropa pada masa lampau. Sementara interiornya menyerupai masjid-masjid yang didirikan para wali di Pulau Jawa.
Sekalipun sudah beberapa kali mengalami renovasi, bentuk asli masjid ini masih tetap dipertahankan. Pada masa penjajahan, masjid bernama asli Masjid al-Yasin ini pernah diterjang bom tentara Jepang. Lubang bekas bom tersebut bahkan masih dapat dilihat di bagian pilar masjid.
Saat ini Masjid Patimburak masih digunakan untuk beribadah oleh sekitar 35 kepala keluarga dengan 147 jiwa yang tinggal di sekitarnya. Lokasi Masjid Patimburak dapat dicapai dengan menempuh perjalanan darat dari Kota Fakfak menuju Kokas kurang lebih sejauh 50 km.
Selanjutnya, perjalanan dari Kota Kokas menuju Patimburak dapat ditempuh melalui jalur laut dengan menyewa longboat selama satu jam melewati pulau-pulau karang yang indah dan masih sangat alami.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya