Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
Shutterstock
Dream - Meski nasihat ini sudah sering mendengar, sebaiknya Sahabat Dream tak meremehkan kebutuhan tubuh untuk mendapat asupan air mineral. Selain menghilangkan dahaga, air putih atau mineral dibutuhkan untuk menunjang kesehatan dan kebugaran dalam melakukan aktivitas sehari-hari.
Merujuk laporan Kementerian Kesehatan tentang Angka Kecukupan Gizi bagi Orang Indonesia, orang dewasa membutuhkan sekitar 2 liter atau kurang lebih 8 gelas air minum setiap hari. Kebutuhan ini dapat bertambah sesuai dengan kondisi tertentu misalnya bagi ibu hamil dan menyusui.
Faktanya, hasil survei menunjukan hanya 1 dari 4 orang dewasa di Indonesia yang belum cukup minum sesuai yang dibutuhkan tubuh. Padahal asupan minum yang tidak mencukup kebutuhan harian kan memicu dehidrasi.
Jika terus dibiarkan, kondisi dehidrasi akan berefek negatif pada tubuh dan kulit.
Dampak negatif dari dehidrasi yang muncul biasanya membuat kulit wajah kering dan kusam sehingga terlihat kurang fresh. Kulit yang kering ini jika diabaikan bisa menyebabkan munculnya tanda-tanda penuaan dini seperti flek.
Bibir pecah-pecah hingga kulit yang kasar hingga mengelupas bisa jadi dampak parah dari dehidrasi.

“ Dehidrasi juga membuat tubuh lebih mudah lelah, daya ingat dan konsentrasi menurun, jika terjadi secara berkepanjangan dapat menyebabkan penyakit ginjal kronis, bahkan meningkatkan resiko kegemukan,” jelas dr. Diana Sunardi, Ketua Indonesian Hydration Working Group (IHWG), pada konferensi virtual Danone Aqua Ajak Keluarga Indonesia Jaga Kesehatan di Tengah Cuaca Ekstrem dengan Air Minum Berkualitas, Kamis 24 Agustus 2022.
Risiko dehidrasi meningkat saat kita menghadapi cuaca ekstrem yang tak menentu, seperti saat cuaca panas dan kita kurang minum.

“ Ditengah rendahnya tingkat asupan air minum keluarga Indonesia, ancaman kesehatan pun semakin meningkat akibat cuaca ekstrem yang kita alami saat ini. Kenaikan suhu bumi tidak hanya berdampak pada naiknya temperatur bumi tetapi juga mempengaruhi kualitas dan kuantitas air,” jelas Arif Mujahidin, Corporate Communications Director Danone Indonesia pada kesempatan yang sama.
Tak hanya kuantitas air putih saja yang perlu menjadi perhatian Sahabat Dream. Kamu juga wajib memperhatikan kualitas air yang kita minum.
Air dapat tercemar oleh bakteri dan senyawa berbahaya penyebab penyakit. Karenanya, sebaiknya pilih air minum yang berasal dari sumber terlindungi dan diproses sesuai dengan standar kesehatan.
Mengerti akan pentingnya memenuhi asupan air minum dengan air minum yang terjamin kualitasnya, selama hampir 50 tahun Aqua tetap berkomitmen menghadirkan air mineral berkualitas yang sehat dan aman bagi seluruh keluarga Indonesia.
“ Air Aqua datang dari sumber alami yang terlindungi dari pencemaran, karena kami memiliki proses yang sangat selektif dalam memilih sumber kami dengan 9 kriteria, 5 tahapan, dan minimal 1 tahun penelitian,” jelas Flora Tobing, Senior Brand Manager Danone-AQUA pada kesempatan yang sama.
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi

