7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
(Foto: Shutterstock)
Dream - Rasa membakar di tenggorokan biasa dianggap sebagai panas dalam. Tapi, apakah benar anggapan tersebut?
Dikutip Hello Sehat, dunia medis sebetulnya tak mengenal istilah panas dalam. Istilah tersebut
digunakan masyarakat untuk memudahkan penyebutan ketika merasakan sakit di bagian dalam tenggorokan.
Panas dalam juga dianggap bukan sebuah penyakit melainkan gejala.
Panas dalam dapat muncul dari kelelahan, gangguan pencernaan, tenggorokan hingga ketidakseimbangan hormon.
Keluhan itu muncul umumnya berbentuk sariawan, bibir pecah-pecah, sakit tenggorokan hingga sensasi terbakar di kerongkongan.
Sebagai pencegahan, ada beberapa cara yang dapat Sahabat Dream lakukan. Pertama, usahakan tepat waktu untuk makan. Terganggunya waktu makan akan membuat asam lambung meningkat dan naik ke daerah dada atau tenggorokan.

Kedua, cobalah memilih menu makanan yang tak terlalu pedas atau berminyak. Gorengan dan makanan yang pedas dapat memicu iritas di area tenggorokan.
Langkah ketiga yang perlu dilakukan yaitu rajin berolahraga. Fungsi olah raga pada dasarnya
meningkatkan kekebalan atau daya tahan tubuh menjadi lebih baik.
Selain itu, olah raga juga dapat menurunkan stres dan beban pikiran.
Tetapi, jika panas dalam tetap menyerang, solusinya yaitu konsumsi Larutan Penyegar Cap Badak.
Bahan-bahan alami yang terkandung dalam Larutan Penyegar Cap Badak misalnya Gypsum Fibrosum dan Galcareus Spar dipercaya mampu mengobati panas dalam.

Minuman produksi Sinde tersebut juga mampu menambah daya tahan tubuh dan meningkatkan kesegaran tubuh.
Apalagi ada enam varian rasa antara lain strawberry, jeruk, leci, apel, melon, dan jambu. Lihat lengkapnya di sini.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?