Penyebab Utama Penyakit Tifus, Kelelahan Cuma Faktor Pendukung!

Reporter : Nur Ulfa
Selasa, 12 Juli 2022 06:12
Penyebab Utama Penyakit Tifus, Kelelahan Cuma Faktor Pendukung!
Faktor utama sakit tifus karena makanan yang dikonsumsi kurang bersih.

Dream - Setiap kali mendengar tifus, orang langsung terhubungan dengan penyakit akibat kelelahan. Meski tak sepenuhnya keliru, tifus sebetulnya lebih erat kaitannya sebagai penyakit karena mengonsumsi makanan tak bersih yang menyebabkan saluran pencernaan terinfeksi.

Secara lebif spesifik, tifus adalah penyakit yang disebabkan bakteri jenis Salmonella typhi yang menyebabkan tubuh pasien mengalami demam tifoid. 

Dokter umum Patricia Vina di acara Santap Aman yang digelar @kenapaharusvaksin di Jakarta, Jumat, 8 Juli 2022 menjelaskan bakteri Salmonella typhi tak hanya berkembang biak di dalam makanan.

Bakteri ini terkadang masih bisa hidup di peralatan makan seperti sendok dan piring serta peralatan yang tak bersih saat dicuci. 

Makanan yang Digoreng

foto: ilustrasi

Mengonsumsi makanan atau air yang kurang matang bisa meningkatkan risiko tertular bakteri salmonella. Bahan makanan atau air yang dimasak kurang matang diketahui tidak cukup untuk membunuh bakteri.

" Penyimpanan makanan yang kurang higienis juga menjadi salah satu faktor lain. Tidak semua makanan disarankan disimpan di suhu kamar, misalnya seperti daging. Jika dibiarkan terlalu lama di suhu kamar, bakteri bisa berkembang biak dengan cepat," imbuh dr Vina.

1 dari 2 halaman

Selain dari makanan, faktor lain yang menyebabkan seseorang bisa terjangkit bakteri tersebut adalah berjabat tangan dengan orang lain yang membawa penyakit tifus. Apalagi jika tangan yang dipegang itu tidak bersih dan habis memegang makanan.

" Kelelahan akibat bekerja dan kurang istirahat, membuat daya tahan tubuh kita menurun. Sehingga saat kita mengonsumsi makanan yang kurang bersih atau tangan kita tidak higienis, menyebabkan kita terjangkit penyakit tifoid atau tifus," tuturnya.

Tifus

foto : instagram @kenapaharusvaksin

Sementara itu Chef William Gozali  atau yang kerap disapa Wilgoz meminta masyarakat untuk berhati-hati dalam membeli makanan yang ada di pinggir jalan.

" Jadi solusi terbaik dari saya sih nggak jajan sembarangan. Kalau tetap mau jajan, dipilah-pilah yang paling higienis," imbuhnya.

2 dari 2 halaman

Divaksin

Selain menjaga asupan makanan yang dimakan, untuk mencegah tifus, bisa dilakukan dengan vaksinansi.

" Vaksinasi ini juga bisa dilakukan sebagai upaya pencegahan penyakit tifoid atau tifus. Ini menjadi alternatif atau perlindungan tambahan dari tifus," tutur dr Vina.

Vaksinasi bisa dilakukan mulai usia dua tahun ke atas. Untuk perlindungan maksimal, seseorang direkomendasikan menjalankan vaksinasi tifoid setiap tiga tahun sekali.

Beri Komentar