Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto : Shutterstock
Dream - Gejala yang muncul dari masing-masing pasien covid-19 seringkali berbeda. Bahkan beberapa ahli menyebut infeksi virus covid-19 ini sebagai penyakit dengan seribu wajah. Hal ini lantaran banyaknya gejala yang ditimbulkan dari virus tersebut.
Temuan terbaru menyatakan infeksi Covid-19 juga disebut bisa menganggu kesehatan perempuan. Dilansir dari World of Buzz, banyak perempuan yang berhasil sembuh dari covid-19 mengalami menstruasi yang tidak teratur.
Efek samping yang aneh ini diambil dari hasil pengamatan dari beberapa perempuan yang tertular Covid-19 dan sembuh dari virus tersebut. Dimana hampir semua pasien mengalami perubahan dalam siklus menstruasi mereka.

Faktanya, hampir semua perempuan di seluruh dunia yang tertular virus tersebut mengklaim bahwa Covid-19 telah memengaruhi siklus menstruasi mereka dengan cara yang aneh. Hal ini termasuk:

Efek ini mungkin ada hubungannya dengan hormon wanita, terutama estrogen dan progesteron. Dipercaya bahwa hormon-hormon ini telah menciptakan efek perlindungan terhadap Covid-19 yang pada gilirannya menempatkan perempuan dalam kategori risiko yang relatif rendah untuk infeksi Covid-19, dibandingkan dengan pria.
Selain itu, dokter juga menemukan bahwa perempuan yang termasuk dalam kelompok usia menstruasi yang tertular Covid-19 tampaknya memiliki gejala yang lebih ringan daripada yang lain. Namun, walaupun demikian kasusnya masih menjadi misteri.
Beberapa orang berpendapat bahwa efek buruk pada siklus menstruasi perempuan mungkin karena penyakit, berkurangnya aktivitas fisik karena infeksi virus dan stres akibatnya. Semua faktor di atas berperan dalam cara kerja siklus menstruasi.
(Sah, Sumber : World of Buzz)
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya