Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Dream - Perasaan bahagia mengandung bayi merupakan hal yang membuat setiap wanita terasa istimewa. Merawat kesehatan jabang bayi dapat dimulai dari menjaga asupan nutrisi yang dikonsumsi oleh calon bunda.
Ikan dan makanan laut, merupakan salah satu sumber Omega 3 yang baik untuk perkembangan daya berpikir janin bayi selama di kandungan. Seperti dilansir laman Boldsky, ikan tuna merupakan salah satu makanan laut yang baik untuk seorang ibu hamil.
Ikan tuna segar atau dalam bentuk kemasan seberat 6 ons sangat baik untuk dikonsumsi ibu hamil. Dalam satu minggu, seorang ibu hamil diperbolehkan mengkonsumsi ikan tuna maksimal 170 gram.
Namun, pastikan jika ikan tuna yang akan anda olah tidak mengandung merkuri atau berasal dari laut yang tercemar merkuri. Beberapa jenis tuna kemasan bukan tidak mungkin memiliki kandungan merkuri lebih tinggi dibandingkan tuna segar, ditambah dengan zat pengawet yang digunakan selama proses pengemasan.
Agar kandungan gizi tetap terjaga, sebaiknya cukup mengukus atau merebus ikan tuna. Hindari menggoreng ikan tuna karena akan membuat anda beresiko menderita kolesterol.
Selain digoreng, usahakan juga untuk tidak mengkonsumsi ikan tuna dan makanan laut lainnya dalam kondisi masih mentah. Selain beresiko mengidap keracunan, kandungan merkuri yang cukup tinggi dapat mempengaruhi sistem saraf bayi.
(Dari berbagai sumber)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun