Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Fashion Legacy (Gladys Velonia/Dream)
Dream - Memasuki bulan Februari, beragam toko fashion kompak memajang koleksi serba merah, termasuk Fashion Legacy. Koleksi ini ditampilkan karena bulan ini ada perayaan Imlek, yang jatuh pada 16 Februari 2018.
Turut meramaikan Tahun Baru lmlek, Fashion Legacy Lippo Mall Kemang mengadakan fashion show bertajuk 'Love in Shanghai'.
" Sebagai salah satu destinasi belanja fashion produk Tanah Air yang berkualitas, kami secara konsisten meluncurkan koleksi terbaru dan mengadakan fashion show setiap bulannya" ujar Vadiel Mekha, General Manager Marketing Fashion Legacy, di Kemang, Jakarta Selatan, Selasa 30 Januari 2018.

Fashion Legacy memamerkan lebih dari 40 look yang terdiri dari beberapa brand dan desainer, seperti Sekar Kedaton, Dhara, Okainku, Agnes Budhisurya, Alif, dan KAVA. Lengkap pula dengan sepatu dari Suteki dan Melon Shoes serta perhiasan dari Kanini dan Birru.
Semua brand tersebut menjadi unggulan di Fashion Legacy. Salah satunya Sekar Kedaton. Brand yang digawangi oleh desainer kondang Moeryawati ini menawarkan koleksi batik bernuansa merah dan emas. Motif naga dengan kain beludru dipadukannya dengan cantik.

Dalam fashion show ini, Moeryawati menggandeng Wulan Guritno sebagai muse-nya. ”Walaupun bernuansa oriental, namun tetap menampilkan unsur batik dalam setiap koleksi saya," kata Moeryawati.
Sementara, desainer Dhara dengan labelnya DHARA, menampilkan koleksi busana wanita beragam style mulai dari sporty hingga feminim. Warna merah, pink, oranye, hitam dan putih masih mendominasi.
Bahan-bahannya juga dibuat lebih ringan sesuai dengan tren masa kini yang banyak mengandung unsur potongan asimetris. Salah satunya batik dan tenun.
" Untuk membuka kemungkinan batik bisa digunakan dalam berbagai macam kegiatan dan di semua daerah. Batik-batiknya yang kasual ya, untuk cocok dipakai di pagi, siang, sore, dan malam."
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?