Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Kapanlagi.com
Dream - Perayaan Hari Kartini yang jatuh setiap 21 April 2014 sepertinya selalu disambut meriah oleh para siswa-siswi sekolah dasar. Antusiasme mereka ditunjukan dengan mengenakan pakaian khas pahlawan wanita Raden Ajeng Kartini ataupun baju Nusantara.
" Setiap tahun selalu ada acara seperti ini. Selain pawai mengenakan pakaian ala Kartini dan daerah, kami juga mengenalkan pahlawan-pahlawan Indonesia salah satunya Kartini," kata Kepala Sekolah Dasar Negeri Mekarjaya 1, Hj. Eti Suheryati S.pd kepada Dream.co.id, Selasa 21 April 2015.
Acara seperti ini menurut Eti bertujuan mengajak para siswa lebih giat mengejar cita-cita. " Kami menceritakan perjuangan Kartini dalam hal pendidikan dan emansipasi wanita. Anak-anak kami ajarkan untuk terus bersemangat memacu prestasi dan bakat yang dimiliki agar masa depannya cemerlang," katanya.
Tidak hanya Eti, Komalasari sebagai guru pun berharap dengan adanya kegiatan ini semua anak dapag mengenal dan mencintai bangsa. " Kami mengenalkan sejarah ke mereka agar semakin mencintai bangsa dan negara. Serta mengikuti jejak perjuangan, anak-anak harus lebih bersemangat menggapai cita-cita mereka," kata Komalasari.
Menurut pemerhati anak, Seto Mulyadi perayaan hari Kartini harus lebih ditekankan perjuangan dan semangatnya. " Memang bagus mereka mengenakan pakaian cantik khas Kartini. Tetapi sebaiknya jangan hanya ditekankan pada bajunya. Tetapi harus memperkenalkan sejarahnya. Para guru menceritakan sosok Kartini yang memiliki sifat tolong-menolong, semangat serta tidak mudah putus asa," kata pria yang akrab disapa Kak Seto.
Kak Seto mengatakan ketika anak-anak dikenalkan sifat positif pahlawan maka mereka mendapatkan semangat baru meraih cita-citanya. " Kalau para guru terus mengajarkan sifat positif yang dimiliki para pahlawan maka anak-anak akan termotivasi lagi untuk meraih prestasi untuk masa depan mereka," kata Kak Seto.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya