Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Ilustrasi
Dream - Seratus orang masuk Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Burjeel, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, selama minggu pertama bulan Ramadan. Para pasien itu rata-rata mengeluh sakit perut.
" Ini sudah biasa terjadi selama Ramadan," kata dokter jaga di Rumah Sakit Burjeel, Mohamed Magdi, sebagaimana dikutip Dream dari laman Morocco World News, Jumat 26 Juni 2015. " Ini sudah kami prediksi, karena terjadi setiap tahun."
Ruang UGD RS Burjeel jadi sibuk. Para pasien itu harus dirawat selama beberapa hari. Selain sakit perut, mereka juga mengeluh kepanasan. Namun pada umumnya, para pasien ini menderita gastritis atau peradangan pada dinding lambung dan gastroenteritis atau infeksi perut karena bakteri.
Menurut Mohamed, gastritis bisa disebabkan makan sembarangan dalam tempo yang cepat dengan porsi besar setelah puasa sepanjang hari. Buka puasa secara kalap inilah yang diyakini menyebabkan sakit perut, dan dalam beberapa kasus pasien menjadi muntah-muntah.
Sementara, gastroenteritis adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri dalam makanan. Orang berpuasa lebih sensitif terhadap bakteri karena pola makannya yang berubah. Kondisi ini dapat memperburuk kondisi perut dan pasien dapat menderita muntah, diare dan sakit perut parah.
Mohamed menganjurkan orang berpuasa selama bulan Ramadan untuk berbuka puasa secara bertahap, dengan makan beberapa kurma dengan kopi atau air putih, dan menunggu satu jam sebelum mengkonsumsi makanan berat. Baca Juga: Ketulusan Pensiunan Rawat dan Didik Anak Jalanan Gelombang Panas Pakistan Sudah Tewaskan 1.000 Orang Tidak Boleh Keramas Saat Puasa, Benarkah? Kasus Kekerasan di Thailand Selatan Turun 73% Selama Ramadan Supermarket Pajang Produk Haram di Stan Ramadan Batalkah Puasa Kita Saat Lakukan Hal Ini? Kultim: Keajaiban Doa Orangtua dan Guru bagi Anak Israel Cabut Izin Warga Gaza Masuk Masjidil Aqsa
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang

Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
