Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Ria Miranda (tengah) Bersama Founder Cotton Ink, Carline & Ria Sarwono/Cynthia Male-Dream.co.id
Dream - Ramadan sebentar lagi. Bulan yang identik dengan rutinitas sahur dan berbuka puasa itu juga sering jadi waktu tepat untuk memiliki baju baru.
Maka dari itu, beberapa desainer busana muslim gencar membuat koleksi khusus Ramadan dan Idul Fitri. Salah satu desainer itu adalah Ria Miranda yang baru saja mengeluarkan koleksi terbaru bersama CottonInk bertema 'Yansa'.
" Yansa itu bahasa Mandarin yang berarti warna. Jadi, koleksi ini terinspirasi dari peradaban Cina," ujar Ria Miranda di Senayan City, Jakarta Selatan, Kamis, 25 April 2019.
Jika biasanya koleksinya cocok dipakai ke acara formal maupun semi formal, kali ini ia membuat pakaian yang lebih kasual dan bisa digunakan sehari-hari.
" Koleksi Ria Miranda sangat kuat di prints, motif super cantik dan detailnya nggak serumit kita (koleksi CottonInk). Kalau kita lebih simpel dan abstrak. Jadi, ada 6 print yang dikelola Mba Ria dan diserahkan ke kami untuk dibuat pakaian yang lebih simpel dan bisa dipakai sehari-hari, misalnya buat jemput anak," kata Carline Darjanto, Creative Director CottonInk.
View this post on Instagram
Rangkaian koleksi yang berjumlah 30 ini didominasi warna coral peach, navy blue, dan turunan lime green.
" Sebelumnya, aku belum pernah bereksperimen dengan bahan katun, rayon atau viscose yang lebih nyaman dipakai sehari-hari. Jadi, belajar untuk pakai bahan-bahan itu," imbuh Ria.
View this post on Instagram
Belum diluncurkan, koleksi ini telah berhasil menarik animo pasar yang cukup besar. Hal itu ditunjukkan ketika CottonInk membuat sneakpeak lewat media sosial dan membuka Pre-Order (PO).
" Kami mau tes animo pasar dengan membuka PO. Akhirnya karena animo besar, kami buka PO sampai empat kali dan berhasil menarik ratusan peminat serta memproduksi ribuan produk," tutup Ria Sarwono, Brand & Marketing Director Cotton Ink. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya