Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Video Viral Berita Korea-Sunda (Foto: Instagram @deonsetiadinata)
Dream - Ada-ada saja perilaku para netizen saat bermain media sosial. Baru-baru ini sebuah video tengah menjadi viral berisi liputan tentang pandemik Covid-19 di Kota Bandung, Jawa Barat. Dengan tulisan dan logat pembaca berita ala orang Korea, video itu sukses membuat publik tertawa terpingkal-pingkal.
Saat melihat tulisan yang terpampang di video rekaman itu, netizen akan langsung menyangka jika berita tersebut berasal dari Korea. Namun kamu akan terkejut ketika mendengar dengan seksama bahasa yang disampaikan pembawa berita.
Berita itu disampaikan dalam bahasa campuran antara Sunda dan Korea. Video tersebut diketahui dibuat oleh Deon Setiandinata yang memiliki akun @deonsetiadinata dan diunggah ulang oleh akun Humas Kota Bandung @humasbdg.
Reporter dalam video tersebut terlihat menggunakan hanbok atau pakaian tradisional Korea dengan polesan make up yang mencuri perhatian. Ia nampak mewawancarai beberapa warga Kota Bandung.
Salah satu yang menarik perhatian netizen yakni penggunaan bahsa Sunda yang berpadu kental dengan logat Korea. Reporter tersebut beberapa kali menambahkan kata 'da' pada akhir kalimat yang menjadi ciri khas bahasa Korea.

(Foto: Instagram @@deonsetiadinata)
Tak hanya sang reporter, beberapa narasumber yang diwawancari juga menggunakan bahasa Sunda berlogat Sunda.

(Foto: Instagram @@deonsetiadinata)
Dalam video juga terlihat bahwa sang pembuat konten, Deon, memplesetkan nama salah satu channel televisi terkenal asal Korea menjadi KPBS News yang merupakan nama koperasi perternakan di wilayah bandung selatan.
" AKB di Bandung Ge Samida. Bandung sudah sampai ke Koreaaa ???? Mimin senang nih mau repost video dari sahabat humas @deonsetiadinata Kade maskerna tong na gado. Diharuduman, kapaksa ge arareungap sarerea ????#BandungLawanCovid19 #KitaYakinBisa," tulis akun @humasbdg yang mengunggah ulang video @@deonsetiadinata.

(Foto: Instagram @@deonsetiadinata)
Video berdurasi dengan durasi 1:36 menit itu berisi tentang liputan berita Covid-19 di Kota Bandung yang intinya mengimbau warga untuk mengenakan masker sebagai langkah pencegahan penyebaran Covid-19.
Selain itu, video tersebut juga membahas Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Kota Bandung.
Beredarnya video parodi tersebut jelas membuat warganet heboh. Banyak dari meraak yang mengira video tersebut benar-benara berasal dari Korea Selatan. Dugaan tersebut terlihat pada teks huruf Hangeul khas Negeri Gingseng.
“ Ya Allah kirain beneraaaan pas lama lama denger denger ko kaya sundaaa kata kata nyaaa,” jawab pemilik akun @nengherna13.
“ Eu eunya itu sih yang bikin familar,” tulis akun @nit_n_h.
" Kreatipimnidaa ????????," tulis @carsonobanyu
“ Salfok hangul yg neng putri malah ditulis meng putri,” tulis @freakin.n.
Berikut videonya:
View this post on InstagramA post shared by Humas Kota Bandung (@humasbdg) on
Sumber: https://www.instagram.com/tv/CDJVe8glz6o/
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya