5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
4 Fakta Kipas Angin Yang Jarang Diketahui Orang. (Foto: Freepiki.com)
Dream - Bisa dikatakan sebagian besar rumah memiliki kipas angin. Alat penyejuk konvensional ini biasanya dipasang di ruang tamu dan kamar tidur.
Fungsinya sudah jelas, yaitu untuk membuat ruangan menjadi sejuk ketika dipakai saat beristirahat atau bersantai bersama keluarga.
Kipas angin ini macam-macam bentuknya. Meski begitu, masih sedikit rumah yang memasang kipas angin gantung atau kipas angin plafon.
Orang lebih suka memasang kipas angin yang ditaruh di meja atau diberdirikan di atas lantai.
Kipas angin dianggap pilihan yang tepat sebagai penyejuk ruangan. Selain karena harganya yang murah, konsumsi listriknya rendah dibandingkan dengan AC.
Selain itu ada empat fakta lainnya yang mungkin jarang diketahui banyak orang tentang kipas angin. Dilansir mStar.com.my, berikut empat fakta tentang kipas angin, terutama kipas angin gantung.
Begitu dinyalakan, kipas angin mulai bekerja untuk mengalirkan dan mendinginkan udara panas ke dalam ruangan.
Saat udara yang dialirkan menyentuh kulit, kelembapan dan keringat akan mengering. Hal ini memberikan efek dingin.

Bisa dikatakan kipas jenis ini hanya untuk menyalurkan udara yang nyaman ke kulit manusia. Bukan mendinginkan ruangan.
Memang benar kipas angin adalah alat yang membuat kita merasa nyaman. Tetapi sebenarnya kipas angin juga membuat suhu suatu ruangan bertambah panas.

Mengapa? Hal ini dikarenakan motor listrik merupakan perangkat yang mengubah energi listrik menjadi energi mekanik yang sebagian dilepaskan sebagai udara panas.
Selain itu, menurut hukum kedua termodinamika, kita perlu mengetahui ke mana perginya udara panas, yaitu ke ruang dingin.
Kipas angin gantung dengan bilah atau baling lebih besar dan panjang lebih efisien menyalurkan udara sejuk. Terjadi sebaliknya jika ukuran bilahnya lebih pendek.

Oleh karena itu, kipas angin dengan bilah yang lebih besar cocok untuk ruang ruang keluarga dan kamar tidur yang memiliki ukuran luas.
Semakin lambat putaran bilahnya, semakin efisien udara sejuk yang diantarkan. Ini karena aliran udara kipas angin diukur dalam Cubic Feet Per Minute (CFM), yaitu gaya dan kemampuan menyedot udara dalam satu menit.

Ketika diukur dengan satuan CFM, kecepatan putaran bilah yang rendah lebih memberikan manfaat yang ekonomis daripada kecepatan tinggi.
Begitulah empat fakta menarik tentang kipas angin yang jarang diketahui banyak orang. Umumnya, banyak yang mengira kipas angin berfungsi seperti AC. Padahal banyak perbedaan di antara keduanya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?