Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Sakit Dada
Dream - Rasa nyeri yang muncul di area dada seringkali membuat kita panik. Pasalnya keluhan tersebut identik dengan penyakit jantung yang bisa berujung fatal bahkan kematian mendadak.
Sebenarnya, banyak hal yang memunculkan rasa nyeri di dada. Hal yang perlu diperhatikan adalah sumber dan letak rasa nyeri. Bila muncul di sebelah kanan cenderung jarang dipicu masalah jantung.
Dikutip dari KlikDokter.com, jantung berada di dada sisi kiri sehingga jarang sekali menimbulkan keluhan nyeri dada sebelah kanan. Ketika mengalami sakit dada kanan, bukan berarti bisa disepelekan. Ini karena lokasi tersebut juga tidak terlepas dari berbagai organ penting.
Timbulnya keluhan sakit dada sebelah kanan dapat disebabkan oleh beberapa hal berikut ini:
1. Stres atau Cemas
Jika seseorang mengalami gangguan cemas atau stres yang begitu berat, dapat menimbulkan serangan panik yang mirip dengan keluhan serangan jantung. Kondisi ini bisa dipicu oleh kejadian yang menimbulkan trauma.
Keluhan dada kanan nyeri dapat disertai dengan sesak napas, berdebar-debar, pusing, berkeringat, hingga pingsan. Ketika mengalami serangan panik, napas akan menjadi lebih cepat dan dalam, sehingga dapat menyebabkan kram pada otot dinding dada serta nyeri dada kanan.

Ketika otot mengalami trauma atau digunakan secara berlebihan, dapat menyebabkan ketegangan pada otot yang merupakan penyebab tersering nyeri dada. Nyeri pada otot dada dapat dipicu oleh aktivitas yang melibatkan tubuh bagian atas. Keluhan nyeri dada yang ditimbulkan umumnya dapat diatasi dengan konsumsi obat antinyeri seperti paracetamol dan istirahat yang cukup.
Salah satu penyebab sakit dada bagian kanan adalah naiknya asam lambung hingga ke esofagus. Kondisi ini dapat terjadi setelah makan, membungkuk, berolahraga, atau bahkan ketika sedang tidur di malam hari.

Keluhan nyeri dada dapat disertai dengan rasa panas di tenggorokan, sulit menelan, dan mulut terasa asam. Hal ini sangat berkaitan erat dengan gangguan maag, yang dapat dipicu oleh kebiasaan terlambat makan, konsumsi makanan asam maupun pedas, serta kebiasaan langsung berbaring setelah makan.
Kolesistitis merupakan peradangan kantong empedu yang paling sering disebabkan oleh tersumbatnya saluran empedu akibat batu empedu. Pada umumnya, keluhan yang akan ditimbulkan adalah nyeri pada perut bagian atas sisi kanan yang dapat menjalar hingga ke punggung, sehingga dapat dirasakan berupa dada kanan sakit.
Keluhan dapat disertai dengan mual, muntah, demam, penurunan nafsu makan dan nyeri ketika menyentuh bagian perut sisi kanan. Jika mengalami hal ini, sebaiknya lakukan pemeriksaan langsung ke dokter.
Baca penjelasan selengkapnya di sini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya