Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Dream - Tidak sedikit yang menggunakan alat bantu dot sebagai pengganti puting susu ibu. Dot yang biasanya digunakan terbuat dari karet, plastik atau silikon, namun hal ini sebaiknya tidak dilakukan terlalu sering.
Menurut Dokter Spesialis Anak, Dr. I Gusti Ayu Pratiwi, SpA, MARS, bayi akan lebih mudah terserang infeksi telinga. " Bayi lebih mudah terserang infeksi-infeksi salah satunya telinga karena sistem pertahanan tubuh mereka belum berkembang sempurna," ujar Tiwi, Kamis 21 Maret 2015.
Menurut Tiwi, dot yang baik seharusnya bekerja menyerupai fungsi puting ibu, saat anak menyedot susu yang keluar akan ditelan oleh anak. Sedangkan pada saat anak berhenti menyedot, susu tidak akan keluar.
Tetapi banyak dot yang tidak dapat mengatur jalannya air keluar mungkin terlalu besar lubang sehingga susu tetap keluar walaupun anak tidak menyedot, misalnya ketika tertidur.
Susu yang tetap keluar tadi bisa-bisa bukannya tertelan, namun masuk ke dalam saluran eustachius dan memenuhi rongga pada telinga tengah. Hal ini mungkin terjadi, apalagi pada anak yang menyusu botol dalam keadaan berbaring.
" Saat anak tidur otot-ototnya menjadi rileks, termasuk otot yang menyusun saluran eustachius sehingga saluran tersebut terbuka. Harus selektif juga untuk memilih dot," ujarnya.
Penting bagi para ibu untuk menjaga kesehatan telinga anak mengingat bayi rentan sekali terhadap penyakit. Gangguan apapun pada fungsi telinga dapat memengaruhi proses belajar anak.
" Jangan dibiasakan memberikan dot saat bayi posisi berbaring. Atau memang terpaksa harus menggunakan dot, posisi bayi harus seperti disusui dari sang ibu. Pilihlah dot yang memiliki fungsi sama dengan puting ibu, jika bayi terdapat gejala-gejala gangguan THT periksakan ke dokter," kata Tiwi.
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya