Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: Shutterstock)
Dream – Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di sejumlah daerah di Indonesia mengharuskan pengendara kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat untuk menggunakan masker.
Penggunaan masker wajib dikenakan khususnya untuk kamu yang menggunakan kendaraan umum. Alasannya, kamu akan bertemu dengan banyak orang yang bisa jadi membawa virus corona namun tak menunjukan gejala sakit.
Lalu bagaimana dengan kendaraan pribadi? Masihkah harus menggunakan masker karena hanya pemilik dan keluarga saja yang menggunakannya.
Ketika menggunakan mobil pribadi, kondisi pengemudi dan penumpang berada di area tertutup, yang sejatinya sudah terlindungi dari debu dan kotoran, ataupun virus Corona ataupun lainnya yang berada di luar.
Menjawab hal tersebut, Dr Frank McGeorge, seorang ahli kesehatan, seperti dilansir clickondetroit, menjelaskan beberapa hal terkait penggunaan masker, termasuk ketika di mobil pribadi. Berikut, beberapa jawaban dari sang dokter terkait pertanyaan penggunaan masker tersebut.
Apakah Aman mengendarai mobil tanpa masker? Jawabannya, adalah iya, jika hanya kamu dan anggota keluarga dekat di dalam mobil.
Namun jika sedang bersama orang lain, tetap disarankan menggunakan masker. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) telah merekomendasikan penggunaan masker kain saat akan berpergian.
Penting untuk membersihkan masker kain secara teratur. Seberapa sering dibersihkan adalah tergantung pada seberapa sering masker kain tersebut digunakan.
Jika bertemu dengan orang-orang dalam lingkungan yang cukup sehat, tidak perlu mencuci masker kain terlalu sering. Namun jika bertemu dengan orang-orang yang memiliki gejala atau bahkan sudah terinfeksi, kamu harus langsung mencuci masker kain saat tiba di rumah.

Mencuci masker kain juga dapat menggunakan sabun biasa atau deterjen yang biasa digunakan untuk mencuci pakaian.
Tidak disarankan untuk mencuci dengan memasukkannya ke dalam microwave. Hal tersebut justru berbahaya. Gelombang mikro dapat merusak beberapa jenis masker kain tertentu.
Mencuci pakaian setelah bepergian merupakan ide yang bagus, karena virus dapat bertahan hidup di atas kain untuk jangka waktu tertentu. Namun, jika Anda hanya keluar dan berjalan-jalan di lingkungan sekitar, berganti pakaian tidak perlu.
Tetapi jika pergi dan mengunjungi toko atau daerah berisiko tinggi lainnya, maka disarankan untuk mencuci pakaian tersebut.
Meskipun masker penting, yang lebih penting untuk menghalau virus Corona adalah dengan mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer sebelum menggunakan masker, dan setelah melepas masker.

Ingat, tidak disarankan juga untuk memegang masker saat digunakan, dan harus menghindari menyentuh wajah, terutama saat tangan dalam keadaan kotor. Selain itu, pastikan juga ukuran masker yang digunakan pas, dan tidak longgar saat digunakan.
(Sumber: Liputan6.com/Arief Azhari)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya