Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Porsche.com
Dream - Moda transportasi sepeda listrik ternyata tak hanya jadi lirikan perusahaan-perusahaan rintisan. Porsche, salah satu pabrikan mobil yang terkenal karena kemewahan dan harganya, juga menyatakan ketertarikannya untuk mengembangkan mode transportasi roda dua khususnya segmen e-bike atau electric bike ini.
Porsche diketahui mendirikan unit bisnis baru dengan menggandeng perusahaan Belanda Ponooc Investment B.V. untuk memulai pengembangan moda transportasi di luar mobilnya.
Porsche eBike Performance GmbH, yang berbasis di Ottobrunn dekat Munich, akan mengembangkan sistem penggerak listrik untuk kendaraan roda dua. Pengembangan ini termasuk motor, baterai dan arsitektur perangkat lunak yang diperlukan untuk solusi konektivitas.
P2 eBike GmbH yang berbasis di Stuttgart ini bermaksud menggunakan sistem penggerak ini untuk meluncurkan generasi baru e-bike Porsche pada pertengahan dekade ini.
Proyek bersama ini bagi Porsche dan Ponooc ditunjukkan dengan penunjukan tim manajemen. Jan Becker, mantan CEO Porsche Lifestyle GmbH & Co. KG, mengambil alih sebagai ketua manajemen Porsche eBike Performance GmbH. Rekannya di P2 eBike GmbH adalah Moritz Failenschmid, yang juga Managing Director di Focus Bikes.
" Kami melihat potensi besar Porsche di segmen e-bike. Inilah sebabnya kami secara konsisten memperluas kegiatan kami di area ini," kata Lutz Meschke, Wakil Ketua Dewan Eksekutif Porsche AG dan Anggota Dewan Eksekutif untuk Keuangan dan IT dalam rilis resminya, 1 Agustus 2022.
Selain sistem penggerak kompak dari Fazua, Porsche eBike Performance GmbH akan mengembangkan dan memproduksi sistem penggerak e-bike di bawah nama Porsche.
Kedua kategori produk akan didistribusikan ke produsen e-bike di seluruh dunia. Sistem penggerak listrik akan digunakan di e-bikes Porsche serta produk merek lain.
Dalam beberapa bulan terakhir, Porsche telah mengakuisisi saham di beberapa perusahaan di segmen e-bike.
Pada bulan Juni, Porsche meningkatkan kepemilikannya di perusahaan dari 20 menjadi 100 persen. Berbasis di Munich, Fazua dikenal di kalangan para ahli sebagai pendiri e-bike.
Terlepas dari kegiatan usaha gabungan, Porsche terus bekerja dengan mitra lama, Rotwild, pada model e-bike saat ini. Pada Maret 2021, perusahaan meluncurkan interpretasi sepeda listrik eksklusif dengan Porsche eBike Sport dan Porsche eBike Cross.
Selain itu, Porsche Digital GmbH menawarkan platform untuk layanan digital yang berkaitan dengan bersepeda di bawah merek Cyklær.

Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya