Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto Ilustrasi
Dream - Meski berkeringat adalah proses natural tubuh, beberapa orang berkeringat lebih banyak daripada yang lain. Hal ini bisa mengganggu percaya diri.
Berikut adalah beberapa tips untuk membantu mengatasi keringat berlebih:
Pertama, kenakan pakaian yang membuat tubuh kita bisa bernafas seperti katun menyebabkan keringat menguap secara alami. Hindari pakaian sempit dengan bahan fiber sintetis atau polyester, khususnya di daerah ketiak.
Kedua, Alkohol dan makanan pedas atau berbumbu dapat memicu produksi keringat. Hindari konsumsi berlebih apabila kamu cenderung mudah berkeringat.
Ketiga, penggunaan anti-perspirant secara rutin dapat mengurangi keringat berlebih. Tubuh kita perlu berkeringat, sehingga perlu diingat bahwa antiperspirant mengatur proses berkeringat dan tidak menghentikannya.
Berbeda dengan deodoran yang didesain untuk menyamarkan bau badan --antiperspirant seperti produk-produk Rexona, diklaim dalam situs resminya, bekerja bukan hanya menyamarkan bau. Tetapi juga membantu mengatasi produksi keringat yang berlebihan pada ketiak.
Antiperspirant bekerja mencegah keringat menjangkau permukaan kulit dengan bahan aktif aluminium salts. Ketika kita menggunakan antiperspirant, bahan aktif aluminium salts berbaur dengan keringat di kulit, membentuk gel berfungsi sebagai penghalang keringat yang keluar.
Antiperspirant yang mengandung alkohol juga membantu bahan aktif aluminium salts, untuk mengering lebih cepat dan memberikan rasa dingin yang nyaman di tubuh kita.
Sebetulnya keringat sama sekali tidak berbau? Bau badan muncul ketika keringat yang keluar dari kulit kita bercampur dengan bakteri yang menempel di kulit.
Bakteri ini hidup di kulit sebagai proses biologis yang normal, bukan karena tubuh kita kotor. Antiperspirant membantu membunuh kelebihan bakteri pada kulit dan memperlambat perkembangbiakan mereka. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya