Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi. (Source: Shutterstock)
Dream - Kualitas udara yang semakin buruk bisa berdampak pada sistem pernapasan. Banyak orang yang mengalami gangguan pernapasan seperti flu, asma, bahkan bronkhitis selama kadar polusi meningkat.
Sahabat Dream perlu melakukan upaya lebih banyak untuk menjaga kesehatan sistem pernapasan. Kamu bisa memulainya dengan menghindari hal yang bisa merusak paru-paru.
Ganti kebiasaan buruk dengan hal yang bisa membuat paru-paru lebih sehat. Simak beberapa tips yang dikutip dari Optum berikut ini agar paru-paru lebih sehat meski masih sering terpapar polusi udara.

Foto: Shutterstock
Makanan sehat kerap terasa hambar dan kurang menggiurkan, namun kamu bisa mengonsumsinya sesekali untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Nutrisi dan serat dalam makanan sehat tanpa lemak atau rendah kalori bisa membuat napasmu terasa lebih ringan. Sahabat Dream juga bisa lebih produktif jika tubuh dan napas terasa ringan. Coba konsumsi makanan segar yang bisa meningkatkan volume paru-paru seperti apel.
Merokok berpotensi menyebabkan penyakit paru obstruktif kronis dan kanker paru-paru jika dilakukan jangka panjang. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) di Amerika Serikat, merokok menjadi penyebab utama dalam 90% kasus kanker paru-paru dan 40% dari semua jenis kanker.
Gangguan kesehatan paru-paru akibat rokok bukan hanya karena kebiasaan merokok. Menjadi perokok pasif pun memiliki potensi yang sama. Begitu pula jika kamu merokok menggunakan vape atau cerutu yang menyebabkan kanker paru-paru dan tenggorokan, penyakit jantung, serta masalah kesehatan lainnya.

Foto: Pexels
Jaga berat badan agar tetap ideal untuk membuat napasmu terasa lebih lega dan ringan. Tubuh dengan berat badan yang berlebih akan membuat napas lebih berat. Berolahraga dan menjaga pola makan bisa membuat berat badanmu tetap terjaga.
Latih pernapasan agar lebih tenang dan rileks. Jika dijadikan kebiasaan, otot yang terlibat dalam proses pernapasa pun akan terlatih dan napas terasa lebih lega.
Lakukan Medical Check Up Setiap Tahun
Cari tahu kondisi tubuh dan paru-paru dengan melakukan medical check up setiap tahun agar bisa melakukan pencegahan penyakit kronis sejak dini. Pasalnya tidak semua penyakit memiliki gejala, sehingga kamu harus melakukan pemeriksaan intensif untuk memastikan tubuh benar-benar sehat.
Laporan: Marha Adani Putri/Sumber: Optum
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya