Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Volvo Memperkenalkan Truk Listrik Swakemudi Pertama, Vera. (Foto: Carscoops)
Dream – Volvo tak mau ketinggalan memproduksi kendaraan swakemudi. Produsen otomotif yang pernah berjaya sebagai produsen mobil mewah ini memproduksi truk elektrik swakemudi bernama Vera.
Dikutip Dream dari portal Carscoops, Senin, 17 September 2018, Volvo menyebut truk itu adalah truk masa depan. Produsen otomotif asal Swedia ini ingin membidik pelabuhan dan perusahaan logistik depan.
Truk ini mengadopsi tipe driveline dan baterai dari truk listrik pertama Volvo yang diperkenalkan awal tahun ini.

Sayangnya, tak banyak informasi dari truk swakemudi Vera. Satu bocoran yang bisa dikonfirmasi adalah truk tanpa atap ini bisa mengangkut barang hingga 32 ton. Kendaraan ini juga muat untuk trailer standar mana pun.
“ Sejak menggunakan kendaraan swakemudi kami yang tanpa emisi dan kebisingan rendah, operasinya bisa dilakukan siang dan malam,” kata Vice President Autonomous Solutions di Volvo, Mikael Karlsson.

Karlsson optimistis truk swakemudi seperti Vera akan diterima baik dan bermanfaat bagi industri. Sistem Vera akan terhubung dengan servis cloud dan pusat pengawasan transportasi yang menjaga kendaraan ini berada di jalur yang benar, memuat barang, dan memberikan layanan dengan baik.
Dream – Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 menjadi ajang unjuk gigi industri otomotif. PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) tak ketinggalan memamerkan produk Mitsubishi.
Salah satunya truk “ laba-laba” Mitsubishi. Truk tersebut memancing minat Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Dilansir dari Otosia, Sabtu 4 Agustus 2018, Jokowi mendekat dan bertanya kepada pimpinan distributor Mitsubishi tentang truk laba-laba itu. Dia tertarik dengan lengan truk laba-laba yang punya kemampuan multifungsi.
Presiden Direktur KTB, Atsushi Kurita, mengatakan truk “ laba-laba” ini adalah truk berkonsep Super Great V “ Spider”. Truk tersebut mencerminkan konsep “ absolute professional”.
“ Dengan dilengkapi dengan beragam tangan-tangan derek, Spider merefleksikan kesan multifungsi, handal, dan kendaraan kerja yang bertenaga, menunjukkan profesionalisme kerja,” kata Kurita di ICE BSD, Tangerang, Banten.

Selain truk “ laba-laba”, KTB menampilkan pembaruan produk Mitsubishi Fuso, Fighter. Produk ini merupakan truk segmen medium yang dilengkapi dengan Common Rail. Tentunya sudah sesuai dengan standar Euro 4.
Untuk Fighter, KTB mulai memasarkan 5 varian Fighter, yaitu FM65FS Hi Gear (4x2) M/T, FM65FS (4x2) M/T, FM65FL Hi Gear (4x2) M/T, FN61FM HD (6x2) M/T, FN62F HD (6x4) M/T. Produk ini ditujukan untuk sektor logistik, perkebunan, pertambangan, infrastruktur, dan lain sebagainya.
KTB juga memperkenalkan tampilan baru Colt Diesel. Colt Diesel dipermak di bagian interior dan eksterior. Emblem Fuso ditempatkan di bagian muka panel dan ada penambahan aksen dari bagian radiator grill pada bagian eksterior. Ada juga perubahan warna dari abu-abu menjadi hitam dengan desain yang lebih halus.
Sama seperti tahun lalu, KTB kembali menyajikan Runner Telematics System yang akan dipasang di seluruh model Colt Diesel dan Fusi yang memudahkan manajemen operational fleet. Perusahaan dapat memantau secara langsung mulai dari persiapan dan perencanaan kerja kendaraan, pengaturan sistem dan performa truk, pengaturan pengemudi, pengaturan perintah kerja, sampai dengan hasil report beserta evaluasinya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang