Ingin Memperlambat Penuaan? Studi Ungkap Hal yang Mungkin Membantu dan yang Ternyata Tak Banyak Berpengaruh
Sudah Tidur 8 Jam tapi Tetap Lelah? Bisa Jadi Anda Kekurangan 7 Jenis Istirahat Ini
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Sering Merasa Orang Lain Tidak Menyukai Anda? Bisa Jadi Ini Hanya ‘Liking Gap’
Pertamina Hulu Energi Akuisisi PI 3 WK di Kaltim, Salah Satunya di Lokasi Temuan Cadangan Gas Raksasa Tahun 2023
Spa and Wellness Jadi Bagian dari Gaya Hidup Urban, Ini Manfaatnya bagi Tubuh dan Pikiran
Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah
5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula
Ilustrasi
Dream - Penyakit leukimia mencetak angka kematian tertinggi di Indonesia. Angka itu kian hari semakin meningkat sekitar 60 hingga 70 persen.
" Kanker pada anak dapat diprediksi lebih awal dengan tanda-tanda yang umum muncul," ujar Dokter Spesialis Anak, Harini Intan, di Senayan City kemarin.
Selain penyakit tersebut, kanker retina blastoma atau tumor mata kini banyak menyerang anak-anak di Indonesia. Namun hal itu dapat dideteksi sejak awal sebagai upaya pencegahan.
Intan menyarankan agar anak di bawah tiga tahun sebaiknya melakukan imunisasi secara rutin. Cirinya, seperti wajah anak akan terlihat pucat, memar serta terjadi pendarahan dan nyeri tulang.
" Lalu muncul benjolan atau pembengkakan tanpa disertai rasa sakit dan juga demam," ujar Dokter yang bertugas di Rumah Sakit Dharmais.
Intan menambahkan, para orangtua juga memperhatikan perkembangan badan anak, waspadai jika terjadi penurunan berat badan tanpa alasan.
Anak menderita demam, batuk yang disertai dengan sesak napas dan keringat di malam hari. Lalu perut juga mengalami pembengkakaan secara tidak wajar.
" Terakhir dapat dilihat pupil anak berubah menjadi putih atau juling. Terus daerah di sekitar mata juga terlihat bengkak dan memar," tuturnya.
Kebanyakan kasus retina blastoma disebabkan faktor genetik atau keturunan.
" Tapi selain faktor keturunan juga bisa disebabkan sinar matahari dan pola makan ya. Sebaiknya jika sudah terlihat tanda-tandanya maka segera konsultasi ke dokter," tutup Intan. (Ism)
Advertisement

Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya

8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan

Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya


Sudah Tidur 8 Jam tapi Tetap Lelah? Bisa Jadi Anda Kekurangan 7 Jenis Istirahat Ini

Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?