5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Anak Main Gadget (Foto: Shutterstock)
Dream - Ponsel pintar, tablet serta gadget lainnya kini memang tak bisa dilepaskan dari kehidupan sehari-hari. Bahkan anak-anak usia balita pun susah sangat akrab dengan alat elektronik satu ini.
Mereka menganggapnya sebuah mainan yang sangat menyenangkan. Bisa menonton serial favorit di YouTube, membuat filter wajah yang lucu atau utik-utik games. Untuk itu orangtua harus memberi batasan pada anak soal pemakaian gadget ini.
Jangan sampai anak bermain berlebihan dan membuat mereka kecanduan. World Health Organisation (WHO) atau Badan Kesehatan Dunia, baru saja mengeluarkan pedoman mengenai berapa batas waktu maksimal ada mengggunakan gadget, terutama yang berusia di bawah 4 tahun.
Menurut pedoman tersebut, seperti dikutip dari World of Buzz, anak-anak berusia dua hingga empat sebaiknya hanya menghabiskan waktu kurang dari satu jam sehari di depan layar. Sementara, bayi berusia satu tahun tidak boleh menggunakan gadget.
WHO juga memperingatkan para orangtua, agar jangan menghabiskan banyak waktu pada smartphone dan tablet. Pasalnya, anak-anak perlu berinteraksi dengan orang lain, terutama orangtua mereka untuk memperoleh keterampilan bahasa dan sosial.
" Masa usia dini adalah periode perkembangan yang cepat dan masa ketika pola gaya hidup keluarga dapat diadaptasi untuk mendorong peningkatan kesehatan. Bentuklah sebaik mungkin," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom.
Berbagai penelitian juga menunjukkan bahwa terlalu banyak waktu menonton film dapat menghambat perkembangan anak-anak dalam berbagai aspek. Sebagai contoh, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam JAMA Pediatrics menunjukkan bahwa penggunaan gadget berlebihan dapat menunda kemampuan bahasa dan sosial balita.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?