6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Menggunakan Ponsel. (Source: Shutterstock)
Dream - Salah satu dampak buruk yang dialami saat beraktivitas di rumah selama pandemi Covid-19 adalah meningkatnya screen time atau pemakaian gawai. Kamu akan lebih lama melihat layar ponsel, TV atau komputer.
Pasalnya, kamu hanya bisa berhubungan dengan orang banyak melalui gawai secara virtual. Begitu pun ketika ingin bekerja, menonton atau bahkan membaca dan bermain.
Padahal, pemakaian gawai dan melihat layar ponsel, komputer atau TV terlalu sering bisa berbahaya bagi kulit maupun mata.
Kamu bisa mengalami penuaan dini dan gangguan refraksi. Oleh karena itu, kamu harus mengurangi pemakaian gawai untuk menjaga kesehatan mata maupun kulit.
Dilansir dari BuzzFeed, berikut tips mengurangi pemakaian gawai selama beraktivitas di rumah.

Beberapa perangkat telah menyediakan laporan pemakaian gawai sehingga kamu bisa mengetahui durasi pemakaiannya.
Bahkan, kamu bisa mendapatkan laporan presentase peningkatan maupun pengurangan pemakaian gawai.
Jadi, kamu bisa mengontrol pemakaian gawai sesuai dengan kebutuhan.

Jika sulit mengontrol pemakaian gawai dengan melihat laporan screen time, kamu bisa menentukan sendiri durasinya.
Misalnya, kamu memakai gawai hanya dua jam setiap pagi, siang dan malam. Gunakanlah timer untuk mengontrol waktu pemakaian gawai.
Beberapa ponsel dan aplikasi juga bisa digunakan untuk membuat ponsel mati secara otomatis ketika sudah mencapai batas waktu pemakaian.
Salah satu penyebab pemakaian gawai secara berlebihan adalah penggunaannya di tempat tidur. Menggunakan gawai di posisi yang sangat nyaman akan membuatmu betah berlama-lama memakainya.
Apalagi, jika digunakan untuk menonton atau bermain gim. Akibatnya, kamu lebih sulit mengontrol waktu pemakaiannya.
Hindari pemakaian gawai di tempat tidur, terutama sebelum tidur malam. Gunakanlah ketika bekerja dan duduk di kursi agar pengurangan waktu pemakaiannya lebih efektif.
Menonaktifkan notifikasi
Meskipun sebagian orang tidak dapat menonaktifkan notifikasi, namun setidaknya kamu bisa melakukannya sebelum tidur atau pada saat tertentu.
Ini dapat membuatmu lebih mudah untuk fokus terhadap kegiatan lain yang tidak melibatkan ponsel, komputer maupun TV.

Salah satu penyebab utama pemakaian gawai berlebihan adalah aplikasi media sosial. Ketika sedang memantau suatu akun atau mencari informasi tertentu, kamu bisa menghabiskan waktu berjam-jam bersama ponsel atau komputer.
Maka dari itu, menghapus aplikasi media sosial dapat membantu mengurangi pemakaian gawai secara efektif. Gantilah kebiasaan tersebut dengan membaca buku, menulis atau menggambar.
Membuat area tanpa gawai
Ini bisa diterapkan untuk mengurangi pemakaian gawai pada anak. Kamu bisa memilih satu area rumah yang tidak diperbolehkan untuk menggunakan gawai.
Sehingga, kamu atau anak tidak akan memakai gawai di area tersebut. Sebagai gantinya, sediakan aktivitas seru lainnya agar pengurangan pemakaian gawai lebih efektif.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
