Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Illustrasi
Dream- Menjadi negara yang berada di peringkat keempat dengan jumlah penduduk terbanyak membuat akses kesehatan di Indonesia masih belum merata. Menurut United Nations Population Division World, 43% penduduk Indonesia tinggal di daerah pedesaan dengan akses perawatan diri dan kesehatan yang tidak memadai.
Hal tersebut mendorong Haleon, produsen Panadol bermitra dengan Halodoc meluncurkan Panadol Klinik Cekatan. Program ini akan memberikan konsultasi dan obat-obatan gratis yang disediakan oleh tim layanan klinik keliling. Adanya mobile clinic ini diharapkan bisa untuk mengatasi hambatan akses terhadap layanan kesehatan yang terjangkau sekaligus mengedukasi masyarakat untuk lebih peduli dengan kesehatan dirinya.

“ Kami bekerja sama dengan organisasi yang memiliki tujuan serupa, seperti Halodoc yang senantiasa mengupayakan untuk menghilangkan beberapa hambatan terhadap kesehatan sehari-hari,” ujar Dhanica Mae Tiu selaku General Manager Haleon Indonesia dalam acara Media Gathering Panadol Klinik Cekatan di Seribu Rasa Gunawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Senin, 29 Mei 2023.
Hingga saat ini, program Panadol Klinik Cekatan telah menjangkau lebih dari 4.000 orang serta telah berhasil memberikan 7.000 konsultasi di lebih dari 30 lokasi di kecamatan Pituruh dan Bruno, kabupaten Purworejo dalam kurun waktu enam minggu. Terbaru, fokus yaitu menjangkau masyarakat yang terkena dampak bencana alam seperti gempa Cianjur pada November 2022.
Program layanan mobile clinic didukung oleh Telepon Panadol Cekatan unit telemedicine pertama yang menghubungkan masyarakat pedesaan dengan tenaga kesehatan menggunakan teknologi. Dirancang untuk memungkinkan konsultasi medis dengan pemeriksaan esensial di sejumlah organ tubuh dengan dilengkapi layar video untuk interaksi tatap muka serta sensor yang dapat mengukur metrik seperti detak jantung, tekanan darah, suhu tubuh, hingga kadar oksigen yang bermanfaat untuk memudahkan konsultasi yang lebih personal dan andal.

Untuk menggunakan Telepon Panadol Cekatan, nantinya akan dibantu oleh petugas kesehatan yang akan mengarahkan pasien untuk berkonsultasi . Pasien akan memulai konsultasi dengan dokter melalui layar video kemudian dokter akan meminta pasien melakukan beberapa tes seperti saturasi oksigen, detak jantung, tekanan darah, hingga suhu badan. Lalu konsultasi ditutup dengan pemberian resep oleh dokter dan pemberian obat oleh petugas kesehatan.
Laporan: Hany Puspita Sari
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya