Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Zaskia Gotik. (Foto: Amrikh Palupi)
Zaskia mengatakan seseorang harus mantap daam berhijab. Jangan sampai berhijab lantaran pengaruh orang lain yang nantinya hijab tersebut dilepas kembali.
Dream - Keputusan untuk mengikuti syariat Islam dengan mengenakan hijab mungkin terasa tidak mudah bagi sebagian orang. Berhijab dinilai harus beriringan dengan dorongan dari hati dan tanpa paksaan atau sekadar mengikuti tren.
Hal itu pula yang dirasakan penyanyi dangdut Zaskia Gotik. Menurut dia, keputusan berhijab harus benar-benar muncul dari hati.
"Semua wanita muslim Indonesia yang belum berhijab pasti pinginlah. Tapi berhijab itu jangan dipaksa, kalau suami nyuruh kita batinnya belom siap, mending nggak usah. Kalau hati udah bulet baru berhijab," ujar Zaskia Gotik di Jakarta, Jumat, 10 Juli 2015.
Zaskia mengakui wanita berhijab terlihat lebih cantik. Tetapi, menurut dia, berhijab tidak bisa dilakukan setengah hati.
"Semua wanita berhijab lebih cantik, tapi kembali ke hati kita masing-masing. Kalau setengah-setengah mendingan jangan deh," kata wanita yang akrab disapa Neng ini.
Lebih lanjut, Zaskia mengatakan, seseorang harus mantap daam berhijab. Jangan sampai berhijab lantaran pengaruh orang lain yang nantinya hijab tersebut dilepas kembali.
"Kalau misalkan, amit-amit, kita cerai terus dibuka jilbab. Kan banyak tuh orang putus, cerai, ada masalah apa lepas hijab. Neng ngga mau seperti itu. Aku harus menanamkan hati, apa pun yang terjadi tetap berhijab," ucap mantan calon istri Vicky `Statusisasi` ini.