Mencekam, Penembakan di 2 Masjid Lukai Puluhan Orang

Reporter : Ahmad Baiquni
Jumat, 15 Maret 2019 11:00
Mencekam, Penembakan di 2 Masjid Lukai Puluhan Orang
Pelaku menyiarkan aksinya secara langsung di Facebook.

Dream - Penembakan terjadi di dua masjid yang terletak di Kota Christchurch, Selandia Baru, pagi ini waktu setempat. Pelaku diketahui sebagai pria tidak dikenal dan mengenakan pakaian serba hitam.

Ada laporan insiden di Masjid Al Noor di pusat Christchurch dan di Masjid Linwood menimbulkan banyak korban jiwa dan sedikitnya 50 orang mengalami luka-luka. Sebagian korban luka telah dievakuasi, namun masih banyak yang belum tertangani.

Aksi penembakan ini viral lantaran pelaku menyiarkan aksinya secara langsung lewat Facebook. Video tersebut memperlihatkan pria bersenjata berjalan menuju Masjid Al Noor dan setiba di pintu depan, dia memberondong masjid tersebut.

Dia juga menembak ke sejumlah ruangan di dalam masjid dan meninggalkan korban tergeletak di lantai. Dua hari sebelumnya, pelaku ternyata mengunggah senapan semi otomatis di akun Facebooknya.

Kepolisian Selandia Baru meminta masyarakat untuk tidak keluar rumah sementara waktu, menunggu perkembangan situasi. Seluruh sekolah di Christchurch terpaksa diliburkan akibat insiden ini.

1 dari 1 halaman

Situasi Mencekam

Seorang saksi mata mengaku melihat sedikitnya empat orang terkapar di lantai masjid. " Darah ada di mana-mana," kata saksi itu.

Seorang fotografer juga mengaku melihat tiga orang mengalami luka parah sedang tergeletak di tangga masjid. Sedangkan saksi lain mengaku sempat melihat pelaku memakai helm dan kacamata serta jaket gaya militer masuk masjid dan melakukan penembakan.

Sementara di Masjid Linwood, seorang saksi mengatakan ada 110 orang di dalam masjid ketika penembakan terjadi. Sedikitnya 13 orang mengalami luka.

" Kami semua mencari perlindungan. Ketika kami mendengar lagi suara tembakan, beberapa orang bangkit," kata saksi.

Saksi itu juga mengatakan beberapa orang berusaha berlari keluar. Sayangnya, mereka kembali dengan kondisi tubuh berdarah.

" Saya tidak pernah melihat yang seperti ini sebelumnya. Terlalu banyak rasisme, konflik yang kita dapatkan tidaklah benar," kata dia.

Usai melakukan penembakan, pelaku diketahui kabur menggunakan mobil van. Polisi segera melakukan pengejaran.

Beri Komentar
Pengalaman Hidup Berharga Chiki Fawzi di Desa Ronting