Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Lagu Aku Bukan Bang Thoyib yang dinyanyikan grup band Wali bukan hanya sekadar karya seni. Lagu tersebut bisa untuk menggambarkan kondisi hubungan keluarga di lapisan masyarakat Indonesia.
Lirik di lagu tersebut juga mirip kisah Sandy dan Dori. Pasangan ini resmi bercerai karena kepergian Dori merantau hingga tak kunjung pulang.
" Lama-lama kok nggak ada kabar. Anak saya tanya tentang ayahnya di mana. Saya bilang ayahnya kerja," kata Sandy dilaporkan Liputan6.com, Jumat, 14 Februari 2020.
Sandy bercerita, rusaknya rumah tangga meraka bermula ketika sang suami pergi mencari nafkah di Kalimantan selama dua tahun. Akibat perusahaan bangkrut, Dori dimutasi ke Jakarta.
Di tahun kedua berikutnya, Dori tak ada kabar. Nafkah juga berhenti.
Akibat kondisi ini, Sandy harus banting tulang untuk menghidupi anak-anaknya dengan berjualan panganan di pasar-pasar dan sekolah-sekolah.
Sandy berusaha mengajak tiga anaknya ke Jakarta. Dengan bekal alamat yang dia kantongi dia menemui Dori.
Satpam di perusahaan tempat sang suami bekerja mengaku mengenal Dori. Sang satpam juga mengatakan Dori sudah beristri, namun bukan Sandy.
Atas kejadian itu Sandy menggugat cerai di Pengadilan Agama. Putusan sidang perceraian sudah didapatkan. Palu hakim sudah memutuskan pasutri ini bercerai. Selama sidang, Dori tak pernah hadir.
Kasus serupa banyak terjadi di Semarang yang menimbulkan perceraian gaib. Yakni menggugat curai, karena suami merantau dan tak kunjung pulang dan faktor-faktor lain seperti faktor ekonomi, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), dan kasus lainnya.
Pengadilan Agama IA Kota Semarang mencatat sebanyak 3.876 kasus perceraian yang berhasil diputuskan selama 2019.
Terhitung pula ada 2.337 gugatan perceraian yang diajukan istri. Sementara permohonan perceraian yang diajukan pihak suami atau cerai talak hanya berjumlah 324.
(Sah, Sumber: Liputan6.com)
Dream - Pengadilan Agama Makassar mencatatkan adanya peningkatan permohonan perceraian usai lebaran 2019. Dalam kurun waktu 10-14 Juni 2019, sudah ada 76 gugatan perceraian yang masuk.
" Belum diproses. Data yang masuk itu rata-rata perempuan semua yang mengajukan perceraian," ujar staf PA Makassar yang enggan disebutkan namanya, dikutip dari Bonepos.
Staf tersebut mengatakan dari 76 permohonan cerai yang masuk, 53 gugatan pemohonnya adalah perempuan yang disebut cerai gugat. Sedangkan 19 sisanya diajukan oleh pemohon laki-laki yang disebut cerai talak.
Tetapi, staf tersebut enggan menyebut alasan dari masing-masing gugatan. " Alasannya tentu tidak bisa di-publish karena ini privasi seseroang, namanya (penggugat) saja disembunyikan," kata dia.
Panitera Muda Hukum PA Makassar, Shafar Arfah, mengatakan baru ada 76 permohonan cerai yang masuk dalam kurun sepekan terakhir. Semua permohonan tersebut belum ada yang diproses.
" Banyak alasan mereka melakukan gugatan," kata dia.
Secara umum, gugatan perceraian terjadi karena sejumlah sebab. Di antaranya perzinahan, menelantarkan pasangan, hukuman penjara, poligami, kekerasan dalam rumah tangga, perselisihan secara terus menerus, kawin paksa, murtad maupun persoalan ekonomi.
Tidak tertutup kemungkinan gugatan perceraian terjadi dipicu reuni dengan mantan rekan sekolah. Seringkali ada orang yang kepincut dengan mantan pacar ketika bertemu saat reuni.
Lebih lanjut, Shafar mengatakan sepanjang Mei, pihaknya mencatatkan adanya 380 permohonan cerai gugat. Dari jumlah tersebut, 17 gugatan dinyatakan dicabut sedangkan 129 gugatan dikabulkan.
Sedangkan jumlah permohonan cerai talak yang diterima PA Makassar pada bulan yang sama sebanyak 126 gugatan. 6 gugatan dicabut sementara 32 gugatan dikabulkan.
" Ada juga laporan yang tidak diterima dan digugurkan," kata Shafar.
Sumber: Bonepos.com
Dream - Reuni biasanya dimanfaatkan untuk menyambung tali silaturahmi. Tapi rupanya ada pula yang berujung petaka. Cinta lama bersemi lagi saat reuni. Akibatnya, puluhan istri ditalak suami.
Dikutip dari laman Pojoksatu.id, Sabtu 25 Agustus 2018, berdasarkan data Pengadilan Agama Bontang Kalimantan Timur, dari 95 kasus perceraian yang terjadi di Bontang sejak Juni 2018, sebanyak 22 kasus di antaranya merupakan kasus perceraian akibat perselingkuhan sang istri.
Ternyata sebagian besar kasus perselingkuhan tersebut dilaporkan usai lebaran Idul Fitri 2018. Hampir semua kasus perceraian dipicu perselingkuhan istri dengan mantan kekasih.
“ Para suami kebanyakan mendapati istrinya berselingkuh setelah mengikuti reuni sekolah, saat momen Lebaran. Kasusnya mirip semua,” ujar Hakim di Pengadilan Agama Bontang Anton Taufiq Hadiyanto.
Selama Lebaran pengadilan tutup. Namun begitu kantor dibuka, seketika langsung banyak pendaftar yang ingin mengajukan perkara cerai talak.
“ Kantor dibuka langsung mirip semua kasusnya, perselingkuhan, seperti semacam tren. Pemohon menyertakan bukti foto saat pertemuan di akun facebook. Bukan itu saja, bahkan riwayat percakapan di WhatsApp juga ikut dilampirkan pemohon,” ujar Anton.
Menurut Anton, fenomena ini berbeda ketika ia bertugas di pulau Jawa. Kebanyakan di lokasi tersebut perselingkuhan dilakukan oleh kaum pria. Akan tetapi di Bontang justru kaum hawa yang mendominasi.
Kini, upaya yang dilakukan ialah melakukan mediasi dan setiap persidangan selalu majelis hakim wajib untuk mendamaikan.
“ Meskipun agendanya putusan, tetapi tetap pemohon dan termohon itu didamaikan sampai maksimal. Jika sidangnya 17 kali, ya sejumlah itu didamaikannya" .
(Sumber:Pojoksatu.id)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya