6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - 6174. Ini bukan dsekadar angka. Di balik angka-angka itu, tersimpan misteri yang membuat para ilmuwan tercengang.
Mengapa demikian? Menggunakan aturan pengurangan susunan angka besar ke kecil dan kecil ke besar, 7641 dikurangi 1467, angka tersebut kembali ke asalnya. 7641-1467= 6174.
Keindahan angka 6174 ditemukan matematikawan India, Dattatreya Ramchandra Kaprekar. Dia memperkenalkan temuannya saat konferensi matematika di Madras, India, 1949.
" Seorang pemabuk ingin terus minum anggur agar tetap mengalami kenikmatan. Inilah yang sama alami dengan angka," kata Kaprekar, dikutip dari BBC Indonesia, Selasa 10 September 2019.
Kaprekar berkuliah di University of Mumbai. Dia bekerja sebagai guru sekolah di Devlali, India, utara Mumbai.
Temuan ini awalnya diejek dan diremehkan para kolega Kaprekar. Tetapi, ide Kaprekar ini perlahan mendapat ide dan dukungan dari para matematikawan lain di India dan dunia pada 1970-an. Pengarang populer dan ahli matematika Amerika Serikat (AS), Martin Gardner, menulis artikel tentang Kaprekar di majalan ilmiah Scientific America.
Dosen di Osaka University of Economics, Yutaka Nishiyama, mengklaim kebenaran dan keunikan angka 6174. Nishiyama menjelaskan, dia menggunakan komputer untuk memeriksa semua angka digit yang mencapai 6174.
Temuannya? Setiap empat angka digit, dimana digit-nya tidak sama, mencapai angka 6174 berdasarkan proses Kaprekar pada, paling banyak, tujuh langkah.
" Jika Anda tidak mencapai angka 6174 setelah menggunakan cara Kaprekar sebanyak tujuh kali, maka Anda melakukan kesalahan perhitungan dan harus mengulanginya!" kata Nishiyama.
Perusahaan pembelajaran IT, Scigram Technologies Foundation memutuskan bermain-main dengan angka 6174. Pendiri perusahaan, Girish Arabale menggunakan kode warna untuk menjelaskan posisi kombinasi 6174.

Warna-warna untuk permainan matematika (Foto: BBC)
Dengan menggunakan bahasa Wolfram, pola jumlah langkah untuk mencapai 6174 tergambarkan seperti di bawah ini.

Warna angka untuk 6174 (Foto: BBC)
Bagaimana dengan susunan angka ganjil berwarna ganjil dan genap? Angka ganjil ditampilkan dengan warna biru dan angka genap dengan warna hijau.

Warna bilangan ganjil-genap (Foto: BBC)
Sementara itu untuk bilangan prima, inilah penampakannya.

Warna untuk bilangan prima (Foto: BBC)
Selain Konstanta Kaprekar, dikenal pula istilah angka Kaprekar. Fungsinya yaitu, angka positif yang dikuadratkan hasilnya akan bisa dikembalikan ke angka semula.
Begini contohnya,
2972 = 88.209
menggunakan angka Kaprekar menjadi,
88+209=297
Selain angka ini, ada pula,9, 45, 55, 99, 703, 999, 2.223, 17.344, 538.461...
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
