9 Hari Tidur Lelap Siang Malam, Echa si Putri Tidur Banjarmasin Akhirnya Bangun

Reporter : Cynthia Amanda Male
Sabtu, 10 April 2021 16:36
9 Hari Tidur Lelap Siang Malam, Echa si Putri Tidur Banjarmasin Akhirnya Bangun
Echa sempat dibawa keluarga ke RSUD Dr Ansari Saleh, Banjarmasin, karena kondisi tidur panjangnya kembali datang sekitar 9 hari yang lalu.

Dream - Siti Raisa Miranda atau Echa (17) si ‘Putri Tidur’ asal Banjarmasin, akhirnya terbangun usai 9 hari terlelap. Kondisi Echa masih lemah di atas tempat tidur.

Echa mengalami gejala tidur panjang akibat sindrom langka hipersomnia. Orangtua Echa, Mulyadi dan Lili, cemas karena putrinya kembali mengalami gejala tidur panjang.

Echa sempat dibawa keluarga ke RSUD Dr Ansari Saleh, Banjarmasin, karena kondisi tidur panjangnya kembali datang sekitar 9 hari yang lalu.

Setelah 9 hari terlelap siang dan malam, Echa akhirnya terbangun. Ia sudah bisa duduk sendiri meski badannya lemah.

“ Udah bangun pagi tadi sekitar pukul 09.00 WITA, bisa duduk sendiri meski masih lemah,” kata Mulyadi dikutip dari laman Pojoksatu.id, Sabtu 10 April 2021.

 

1 dari 2 halaman

Total terhitung sudah sembilan hari Echa tertidur lelap siang dan malam. Echa tidur sejak awal April lalu dan bangun tiga hari jelang bulan Ramadan.

“ Jadi hari kesembilan ini Echa sudah bangun,” imbuh Mulyadi.

Sebelumnya, Mulyadi menyebutkan, Jumat malam 2 April kemarin, kondisi anaknya masih tertidur. Sejak itu, Echa dibawa ayahnya ke rumah sakit untuk rawat inap.

Selama tiga hari di RS Ansari Saleh, anaknya ini belum juga bangun. Akhirnya Echa dibawa pulang ke rumah, karena hasil pemeriksaan medis di RS Ansari Saleh, normal-normal saja.

 

2 dari 2 halaman

Pada 2017 lalu, Si Putri Tidur Banjarmasin ini pernah mengalami gejala serupa. Waktu itu, Echa sempat tertidur selama 13 hari.

Hipersomnia adalah kondisi yang membuat seseorang merasa mengantuk yang berlebihan pada siang hari.

Kondisi ini juga dapat terjadi meski seseorang itu sudah tidur dalam waktu yang lama. Hipersomnia dapat disebut dengan excessive daytime sleepiness (EDS).

(Sumber: Pojoksatu.id)

Beri Komentar