Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pesawat Garuda Indonesia Dengan Gambar Alat Suntik (Istimewa)
Dream - Program vaksinasi Covid-19 nasional telah dimulai. Langkah pencegahan ini dijalankan untuk tenaga medis pada tahap pertama dan berjalan secara bertahap.
Maskapai nasional Garuda Indonesia memberikan dukungan penuh pada program vaksinasi nasional tersebut. Dukungan tersebut ditunjukkan lewat livery baru berupa gambar alat suntik di badan pesawat.
Livery itu terpajang pada kedua sisi armada B737-800 yang melayani penerbangan domestik. Gambar alat suntik itu merupakan simbol dari kampanye #SukseskanVaksinasi yang digagas Garuda Indonesia.
" Sebagai national flag carrier, Garuda Indonesia berkomitmen untuk senantiasa mendukung dan berjalan selaras dengan upaya Pemerintah dalam upaya penanggulangan pandemi Covid-19, yang pada kesempatan ini dilakukan melalui kampanye program vaksinasi," ujar Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra.

Irfan berharap dengan langkah tersebut Garuda Indonesia dapat menyuarakan semangat vaksinasi untuk negeri melalui cara yang kreatif. " Kiranya turut dapat meningkatkan kesadaran dan keyakinan masyarakat atas pentingnya vaksinasi," kata dia.
Sebagai dukungan berkelanjutan dalam upaya percepatan program vaksinasi nasional, Garuda Indonesia melalui layanan lini bisnis kargo udara berperan aktif dalam pengangkutan vaksin Covid-19 produksi Sinovac dari Beijing menuju Jakarta. Garuda Indonesia telah melayani tiga tahap pengangkutan vaksin.
Tahap pertama sebanyak 1,2 juta dosis vaksin diangkut pada 6 Desember 2020. Tahap kedua di akhir Desember 2020 mengangkut sebanyak 1,8 juta dosis vaksin Covid-19.

Sedangkan di awal 2021, Garuda Indonesia mengangkut bahan baku vaksin Covid-19 produksi Sinovac. Bahan baku tersebut akan diproses oleh Bio Farma untuk memenuhi kebutuhan sebanyak 15 juta dosis vaksin.
" Momentum awal pelaksanaan vaksinasi nasional ini, tentunya menjadi sebuah semangat dan optimisme tersendiri bagi Garuda Indonesia," ucap Irfan
Lebih lanjut, Irfan meyakini implementasi program vaksinasi ini akan menumbuhkan kepercayaan dan optimisme masyarakat dalam pemulihan kesehatan dan kebangkitan ekonomi nasional.
" Kami harapkan dengan pelaksanaan vaksinasi yang diiringi dengan konsistensi penerapan protokol kesehatan 3 M (Mencuci Tangan, Menggunakan Masker dan Menjaga Jarak), maka minat dan kepercayaan masyarakat untuk kembali bepergian menggunakan transportasi udara akan semakin meningkat," terang Irfan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya