Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Banyuwangi merupakan kabupaten yang menyimpan keanekaragaman budaya. Bahkan, ragam budaya itu bisa berbeda antara satu desa dengan desa lainnya.
Salah satu contohnya adalah Barong Ider. Tradisi khas warga Desa Kemiren, Kecamatan Glagah ini digelar setiap tanggal 2 Syawal dan hanya ada di desa itu.
Dalam tradisi itu, masyarakat mengarak Ider Bumi. Mereka percaya arak-arakan tersebut akan membuat Desa Kemiren terhindar dari segala keburukan.
Tradisi ini ternyata mampu menyedot perhatian publik. Banyak wisatawan lokal dan mancanegara datang ke Kemiren demi menyaksikan tradisi tersebut.
" Barong Ider Bumi Kemiren tepatnya adalah upacara adat oleh leluhur masyarakat Suku Using Kemiren, dimana tujuan ritual ini adalah sebagai media tolak bala, melindungi kampung dari segala hal yang negatif, hama tanaman, wabah penyakit, dan serakat yang ada di Kemiren," ujar Kepala Dinas Pariwisata Banyuwangi MY Bramuda, dikutip dari merdeka.com.
Menteri Pariwisata Arief Yahya pun dibuat terkesima dengan tradisi asli suku Using ini. Tradisi ini sarat akan nilai budaya dan seni.
Lebih dari itu, Arief juga kagum dengan penampilan dua balita 4 tahun, Akbar dan Killa. Keduanya lincah menari Jaran Goyang.
" Ini bentuk pelestarian sejak dini. Anak balita bisa menari seluwes itu. Kita harap ada pelestarian lahir dan terus berkembang di tempat ini," kata Arief.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya