Baznas Kirim Bantuan Rp1,2 M untuk Korban Gempa Lombok

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Selasa, 7 Agustus 2018 17:01
Baznas Kirim Bantuan Rp1,2 M untuk Korban Gempa Lombok
Bantuan dapat ditambah berdasarkan penilaian kebutuhan di lapangan.

Dream - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mengirimkan bantuan senilai Rp1,2 miliar untuk para korban gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Nilai bantuan tersebut masih bisa bertambah tergantung dari penilaian di lapangan. 

" Kita sudah alokasikan Rp1,2 miliar dan masih bisa ditambah sesuai dengan nanti assesment, penilaian mengenai kebutuhan di sana," ujar Ketua Baznas, Bambang Sudibyo, Selasa 7 Agustus 2018.

Bambang menjelaskan Baznas telah mengirim tim kesehatan usai gempa pada 29 Juli 2018 lalu. Satu unit ambulans juga dikirimkan Baznas melalui kerja sama dengan TNI Angkatan Udara.

" Kita sekarang lebih perkuat lagi. Kita juga mengirim peralatan kita bekerja sama dengan TNI AU. Jadi ini kita betul-betul all out untuk membantu mereka," ucap Bambang.

Menghadapi Idul Adha mendatang, Baznas juga telah menetapkan rencana pengalokasian daging kurban untuk para korban gempa. Menurut Bambang, NTB menjadi salah satu daerah prioritas penyaluran daging kurban.

" Bahkan nanti daging kurban itu khusus untuk NTB untuk distribusinya diberi perhatian khusus. Mereka kan sangat membutuhkan," pungkasnya.

Masyarakat Lombok tengah berduka. Dua kali gempa hebat mengguncang Lombok dalam waktu cukup berdekatan.

Pada 29 Juli lalu, terjadi gempa berkekuatan 6,4 Skala Richter di Lombok. Sepekan kemudian, tepatnya pada 5 Agustus, Lombok kembali diguncang gempa dahsyat berkekuatan 7 SR.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami. Peringatan tersebut kemudian dicabut beberapa jam usai gempa.

1 dari 3 halaman

Lombok Diguncang 234 Gempa Susulan, Korban Meninggal Jadi 98 Orang

Dream - Gempa bumi masih terus terjadi di bumi Lombok, Nusa Tenggara Barat. Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa susulan dengan kekuatan ringan masih terjadi sebanyak 234 kali hingga Selasa, 7 Agustus 2018 pukul 08.00 WIB. 

" Hingga tanggal 7 Agustus 2018 pukul 08.00 WIB telah terjadi 234 gempa susulan dari gempa M=7.0 (5 Agustus 2018), dimana 17 gempa susulan tersebut dirasakan," demikian keterangan BMKG lewat akun Twitter, @infoBMKG.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban akibat terus bertambah. Hingga Senin malam sekitar pukul 19.46 WIB, jumlah korban meninggal dunia gempa Lombok mencapai 98 jiwa dan 236 jiwa mengalami luka-luka.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, mengatakan proses evakuasi terus dilakukan tim SAR gabungan di sejumlah titik.

 

2 dari 3 halaman

Nasib Jemaah yang Terjebak Reruntuhan Atap Masjid

Salah satu titik yaitu masjid roboh yang terletak di Desa Lading-lading, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara.

Di dalam masjid tersebut diduga ada jemaah sholat Isya yang tertimbun sebanyak tiga shaf. " Belum dapat diperkirakan berapa jumlah korban yang tertimpa masjid roboh," kata Sutopo dikutip dari laman bnpb.go.id.

Evakuasi sempat dijalankan secara manual akibat sulitnya mendatangkan alat berat pada Senin kemarin. Baru sekitar pukul 15.00 WIB atau 16.00 WITA, alat berat bisa didatangkan dan proses evakuasi berjalan baik menggunakan alat berat maupun manual.

Tim SAR gabungan dipimpin Basarnas juga menjalankan evakuasi kepada wisatawan dan penduduk di Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air hingga malam hari. Sutopo juga menjelaskan belum didapat data pasti mengenai jumlah wisatawan yang dievakuasi di tiga daerah wisata itu.

" Perkiraan awal terdapat sekitar 1.000 orang. Ternyata jumlahnya lebih banyak. Tim SAR gabungan yang dipimpin Basarnas telah berhasil mengevakuasi sebanyak 2.700 orang wisatawan asing dan domestik," kata Sutopo.

3 dari 3 halaman

Gempa Lombok dan Kecintaan Mesut Ozil Terhadap Indonesia

Dream - Gempa dahsyat yang melanda Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada Minggu, 5 Agustus 2018 pukul 19.46 WITA membuat dunia berduka. Bahkan pesepakbola profesional Jerman, Mesut Ozil, terkejut mendengar adanya bencana ini.

" Terkejut dan sedih mendengar gempa bumi baru di Indonesia di mana aku mendapat banyak sekali dukungan," tulis Ozil di akun Twitternya, @MesutOzil1088, diakses pada Selasa 7 Agustus 2018.

Sebanyak 98 orang meninggal dunia dan 236 korban mengalami luka-luka akibat gempa berkekuatan 7 Skala Richter itu. Sejumlah bangunan rubuh dan rusak parah.

Pemain muslim ini turut mendoakan para korban gempa. " Kumasukkan kalian, orang-orang yang ramah, dalam doaku," tulis Ozil.

Sebagian besar warga Lombok kini tinggal di pengungsian. Meski begitu, belum semua korban dapat tertangani.

 

Beri Komentar